Travel  

Wisata Bukit Siguntang

Wisata Bukit Siguntang

tribunwarta.com – Lokasi: Jalan Srijaya Negara, Bukit Lama, Ilir Barat I, Palembang, Sumatera Selatan 30137Map: Klik DisiniHTM: Rp. 3.000 untuk dewasa dan Rp. 2.000 untuk anak-anakBuka Tutup: 07.00 – 16.00Telepon: –

Indonesia memiliki daerah-daerah dengan harta karunnya masing-masing. Dulu, Bumi Pertiwi sudah dieksploitasi oleh para penjajah, karena tanahnya yang subur, sehingga menghasilkan hasil bumi melimpah ruah. Hasil bumi ini terutama dari tanaman obat-obatan.

Era penjajahan akhirnya berakhir karena perjuangan rakyat Indonesia bagaikan singa kelaparan dan akhirnya Bumi Pertiwi menjadi negara merdeka hingga saat ini. Istilah kesuburan ini bahkan disematkan dalam lirik salah satu band legendaris yaitu tongkat kayu dan batu pun bisa jadi tanaman.

Tidak hanya itu saja, keindahan alam dari negara yang berada di Asia Tenggara ini juga memiliki keindahan alam luar biasa. Sudah banyak orang membuktikan keindahan alamnya dan terbukti sebagian terpesona dibuatnya.

Tiap daerah di Indonesia pasti memiliki tempat wisata. Tak terbayangkan butuh waktu berapa lama untuk membahas semua tempat wisata dari negara tropis ini. Oleh karena itu, saat ini akan membahas salah satu tempat wisata tersebut.

Tempat wisata yang akan dibahas kali ini berasal dari kota pempek, yaitu Palembang. Kota ini berada di provinsi Sumatera Selatan. Nama tempat wisata ini adalah Bukit Seguntang atau Bukit Siguntang.

Sejarah Legenda

Salah satu tempat wisata terkenal dari Palembang ini ternyata cukup unik, karena memiliki sejarah panjang. Mengacu pada keterangan yang ditulis dalam kitab sejarah raja-raja Melayu di Perlis, Malaysia.

Dan kemudian dibahas secara mendalam oleh Indonesia Kaya, dikatakan jika ada suatu daerah di Muara Sungai Tatang. Daerah ini, saat ini dikenal dengan nama Palembang.

Bagian hulu dari sungai ini terdapat sungai dengan nama sungai Melayu. Di dekat lokasi sungai ini terdapat sebuah bukit dan dikenal nama dengan Bukit Siguntang. Pada abad 14 hingga 17, tempat ini dianggap suci, karena di sini ada makam para tokoh keturunan Kerajaan Sriwijaya.

Fakta inilah membuat tempat ini dijadikan destinasi wisata sejarah yaitu mengenai sejarah Kerajaan Sriwijaya yang dikenal sebagai pusat kegiatan agama Buddha di Nusantara.

Ada Tujuh Makam

Di wilayah bukit ini ada tujuh makam. Dari kepercayaan masyarakat setempat, makam-makam ini merupakan makam orang-orang penting Palembang zaman dahulu. Berikut ini adalah detail dari masing-masing makam:

    Radja Segentar Alam

Makam ini dihuni oleh seorang bernama asli Iskandar Zulkarnai Alamsyah. Orang ini berasal dari kerajaan Mataram. Dari wawancara narasumber yang dilakukan oleh Detik.com, yaitu Nyai Bukit Siguntang (juru kunci) jika Radja Segentar Alam sampai pertama kali di Palembang membawa tiga kapal dengan bendera Lancar Kuning.

Namun ketika perjalanan, kapal-kapal ini karam dan hanya menyisahkan satu kapal yang terdampar di Bukit Siguntang. Kapal yang terdampar ini membawa Radja Segentar Alam.

Dari wawancara ini juga narasumber menceritakan kisah dari Radja Segentar Alam. Menurut narasumber pada saat masa jayanya, Radja Segentar Alam dapat menaklukan hampir seluruh Sumatera, bahkan hingga ke negara tetangga Johor dan Malaka di Malaysia.

Uniknya ketika sedang berlayar di atas kapal, Radja Segentar Alam beserta pasukannya menyanyikan lagi Layar Di Malam Hari dan hingga saat masih sering dinyanyikan.

    Putri Kembang Dadar

Penghuni makam ini bernama asli Putri Bunga Melur. Dari cerita yang beredar, kecantikan Putri Kembang Dadar membuatnya dikira bukan berasal di bumi, melainkan dari langit atau kayangan.

    Putri Rambut Selako

Penghuni makam ini bernama asli Putri Damar Kencana Wungsu. Dari cerita yang beredar, Putri Damar berasal dari Keraton Yogyakarta. Putri ini adalah anak dari Prabu Prawijaya.

Rambut selako sendiri sebenarnya sebuah julukan dan memiliki arti. Adapun artinya adalah rambut keemas-emasan. Jika menggunakan penalaran, mungkin Putri ini memiliki darah Barat.

    Panglima Batu Api

Penghuni makam ini adalah seorang ulama dari Arab Saudi, tepatnya berasal dari Jeddah. Ulama ini datang ke tanah melayu untuk berkelanan dan menyiarkan agama islam.

    Panglima Bagus Kuning

Berasal dari Mataram, sama seperti Radja Segentar Alam. Orang ini bertugas untuk mengawal Radja Segentar Alam.

    Panglima Bagus Karang

Penghuni makam ini datang berasama Panglima Bagus Kuning dan Radja Segentar Alam.

    Tuan DjungDjungan

Penghuni makam ini juga seorang ulama dari Arab. Tujuannya datang ke tanah melayu sama dengan Panglima Batu Api.

Banyak Benda Sejarah

Di tempat ini terdapat beragam benda-benda peninggalan sejarah. Arca Buddha dari batu granit dengan tinggi mencapai 2,77 meter adalah salah satu benda sejarah ini.

Keberadaan arca ini ternyata ada kaitannya dengan penganut agama Buddha, karena sejak abad ke-7 telah menjadi tempat ibadah penganut kepercaan tersebut. Benda bersejarah ini saat ini berada di Musem Sultan Mahmud Badaruddin II dan juga ada beberapa prasasti disana. Berikut foto atau gambar arca Buddha tersebut.

Pecahan-pecahan tembikar dan keramik dari Dinasti Tang juga ada di sini. Adanya pecahan tembikar serta keramik tersebut membuktikan jika kawasan ini juga dulunya menjadi tempat pemukiman warga. Benda-benda ini sudah tersimpan di Museum Balaputera Dewa dan sebagian lainnya berada di Museum Sriwijaya.

Harga Tiket Masuk

Bukit Siguntang secara administratif terletak di jalan Srijaya Negara, kelurahan Bukit Lama, kecamatan Ilir Barat I, kota Palembang, Sumatera Selatan. Bukit ini memiliki ketinggian sekitar 27 meter di atas permukaan laut.

Luas daerah ini sekitar 12,8 hektar. Memasuki kawasan ini juga harus membeli tiket masuk dengan harga Rp. 3.000 untuk dewasa dan Rp. 2.000 untuk anak-anak. Harga tiket masuk ini bisa jadi berubah tanpa ada pemberitahuan.

Hotel Terdekat

Tempat wisata ini dekat dengan penginapan atau hotel. Berikut ini adalah beberapa hotel tersebut.

    Budget Room

Hotel bintang satu ini berlokasi di Bukit Lama, Kota Palembang. Jarak hotel ini dengan bukit Siguntang hanya 0,57 km. Tidak hanya itu saja, hotel ini juga dekat dengan beberapa tempat ikonik Palembang lainnya, seperti Palembang Square dan Masjid Agung Palembang. Harga per malam di sini paling terjangkau Rp. 172.500.

    Sriwijaya Premier

Hotel ini beralamat di Jalan Puncak Sekuning No.1, Bukit Besar Palembang. Jarak hotel ini dengan bukit Siguntang hanya 1,21 km. Fasilitas hotel ini terbilang lengkap, seperti pendingin udara, tempat parkir, restoran dan WiFi.

    Galaxy Hotel Palembang

Hotel bintang satu ini beralamat di Jl. Let. Jend. Alamsyah Ratu Prawira Negara Pangkal Musi 2 Poligon No. 414, Palembang. Harga per malam di hotel ini mulai dari Rp. 200.000. Namun hotel ini berjarak cukup jaduh dari tempat wisata yang dibahas di artikel ini.

    Batiqa Hotel Palembang

Hotel ini memang berjarak cukup jauh dari bukit Siguntang plg. Walaupun demikian, hotel berbintang tiga ini memiliki pelayanan dan fasilitas yang lengkap.

Hotel ini beralamat di Jalan Kapten A. Rivai No. 219, Ilir Barat I, Palembang. Hotel ini sangat cocok jika setelah berkunjung ke bukit Siguntang dan ingin menghabiskan waktu di pusat kota Palembang.

Informasi Tambahan

Di Palembang juga ada pelabuhan yang menyediakan pelayaran ke Balikpapan, Padang Sumatera Barat dan Makassar. Kapal atau dalam bahasa inggris “ship” di sini memiliki jadwal melayar tiap bulannya, mulai dari Januari, Februari, Maret, April, Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, November dan Desember.

Namun tidak diketahui kapal yang terapung mahameru di pelabuhan ini termasuk dalam pelni atau tidak. Jika mencari kompleks ruko coba ke jln no 29 Krakatau.

Terkadang ada orkes juga yang diadakan di Bukit Siguntang dan Ambi Tebo. Selain itu ada beberapa daerah di Palembang yang menyimpan misteri hikayat dan angker berisikan hantu-hantu. Mungkin salah satunya di Bukit Siguntang yang penuh hikayat maupun gunung yang ada dimana-mana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!