Travel  

Segarnya Berwisata di Hamparan Kebun Teh Sukawana Bandung

Segarnya Berwisata di Hamparan Kebun Teh Sukawana Bandung

tribunwarta.com – Alamat: Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, West Bandung Regency, West Java 40551Google Maps: KlikDisiniHarga Tiket Masuk (HTM): Rp 5.000Jam Buka: Setiap Hari, 24 Jam

Teh adalah minuman yang berasal dari Tiongkok. Menurut sejarah, ditemukannya teh pun dengan cara tidak sengaja. Yang mana diceritakan daun – daun teh berguguran di cangkir seorang kaisar, yang kemudian tidak sengaja diseduh. Jadilah teh ini digunakan sebagai minuman.

Meski berasal dari China, Indonesia pun tak ingin ketinggalan unjuk gigi. Tercatat bahwa Indonesia menjadi penghasil teh terbesar ke-7 di dunia. Namun, teh yang cocok untuk tanah Indonesia adalah teh dari Sri Lanka.

Pada tahun 2015, International Tea Committee mencatat bahwa Indonesia berhasil memproduksi 129.000 ton teh. Meskipun setengah dari produksi teh Indonesia di ekspor ke luar negeri, tapi Indonesia juga mengimpor teh dari luar negeri.

Dan berdasarkan data yang tercatat, terdapat kurang lebih 70% produksi teh nasional dihasilkan dari Jawa Barat. Salah satu kebun teh besar yang ada di Jawa Barat adalah kebun teh Sukawana. Yang mana tidak hanya sebagai kebun teh, tapi juga sebagai objek wisata.

Sekilas tentang Kebun Teh Sukawana

PTPN VIII yang menaungi kebun teh Sukawana ini, yang mana termasuk dalam kebun bukit unggul bagian Sukawana. Dulunya, perkebunan ini dimiliki oleh seorang meneer Belanda bernama Van Houten. Oleh karena itu, tempat ini seringkali disebut “pangheotan” oleh masyarakat setempat.

Namun, PTPN VIII kemudian memberikan nama Sukawana untuk menyebut daerah perkebunan tersebut. Selain kebun, di sini juga terdapat pabrik pengolahan teh. Karena sebagian besar hasil produksi di kebun teh Sukawana ini di ekspor ke berbagai negara.

Daya Tarik Kebun Teh Sukawana

Berada di daerah pegunungan, membuat kebun teh Sukawana memiliki hawa yang begitu sejuk. Pengunjung akan langsung disambut dengan hamparan tanaman teh yang berjajar dengan sangat rapi. Seolah pasukan baris – berbaris yang sudah sangat terlatih.

Meski tidak seluas perkebunan teh di Rancabali ataupun Ciwalini, namun Sukawana tetap menyajikan pemandangan sangat indah. Lingkungannya pun begitu terpelihara dan asri. Ditambah lagi, pengunjung dapat menyaksikan pemandangan Gunung Tangkuban Perahu dan Burangrang yang berdiri dengan gagahnya.

Kegiatan yang paling disukai oleh pengunjung adalah berfoto. Satu kali foto, pengunjung akan mendapatkan pemandangan komplit berupa perkebunan teh yang rapi dengan background gunung dan langit biru nan indah.

Tak jemu mata memandang ke segala penjuru memperhatikan eloknya ciptaan Tuhan ini.

Meskipun menyajikan pemandangan yang begitu indah, pengunjung tak melulu hanya dapat berfoto. Ada beberapa kegiatan yang dapat dilakukan, yang menjadi daya tarik lain di kebun teh Sukawana. Apa saja itu?

1. Tea Walking

Berjalan santai di tengah perkebunan teh atau tea walking dapat pengunjung lakukan. Berjalan sambil menikmati indahnya panorama sekitar. Tidak perlu khawatir tersesat karena kebun teh yang tidak terlalu luas, membuat pengunjung mudah mengenali patokan jalan.

Saat ini mungkin pengunjung baru dapat mengelilingi kebun teh berjalan kaki. Tapi mungkin nanti, akan disediakan kuda sehingga pengunjung dapat berjalan santai menaiki kuda menyusuri kebun teh.

2. Bersepeda

Meskipun belum tersedia wahana naik kuda, namun pengunjung yang ingin menyusuri kebun teh dengan track yang jauh dapat juga menggunakan sepeda. Jaraknya yang dekat dengan kota memungkinkan pengunjung untuk bersepeda menuju objek wisata ini.

Mengingat medan yang tidak halus beraspal, pengunjung sebaiknya menggunakan sepeda gunung atau downhill supaya lebih nyaman bersepeda.

3. Mengunjungi Pabrik Pengolahan Teh

Di Kabupaten Bandung Barat, kebun teh Sukawana termasuk menjadi pengolah teh terbesar. Jika penasaran, pengunjung dapat mencoba untuk melihat ke dalam.

Tidak ada tiket masuk untuk melihat pengolahan teh, serta tidak juga dapat seenaknya masuk. Pengunjung yang ingin melihat proses pengolahan teh dapat bertanya pada satpam pabrik untuk teknisnya.

4. Camping di Kebun Teh Sukawana

Jika ingin bermalam dengan mendirikan tenda camping, pengunjung dapat ngecamp di kebun teh Sukawana. Tidak ada tempat khusus, pengunjung dapat memilih area mana saja yang dapat digunakan untuk mendirikan tenda.

Ada juga beberapa tanah lapang yang juga dapat digunakan untuk mendirikan tenda. Pengunjung dapat bertanya pada petugas. Untuk mendirikan tenda biasanya akan dikenakan biaya sebesar Rp 10.000.

Rute Menuju ke Lokasi

Objek wisata ini berada di daerah Parongpong, Lembang, Bandung. Lokasinya pun cukup dekat dengan pusat Kota Bandung. Dari arah Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Ledeng, jaraknya hanya sekitar 15 km saja. Sayangnya, jalan yang dilewati cukup buruk.

Atau bisa juga mengarahkan kendaraan menuju ke Parongpong. Dari pertigaan Lembang – Parongpong, kemudian berjalan sejauh 3 km. Di sini pengunjung akan menjumpai masjid di kanan jalan.

Setelah itu, ada pertigaan ke arah Sukawana di kanan jalan. Masuk ke pertigaan tersebut dan pengunjung akan sampai di kebun teh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!