Travel  

Pesona Keindahan Menakjubkan Surga Tersembunyi Pulau Lembeh

Pesona Keindahan Menakjubkan Surga Tersembunyi Pulau Lembeh

tribunwarta.com – Lokasi: Pulau Lembeh, Kota Bitung, Sulawesi Utara, IndonesiaMap: KlikDisiniHTM: –Buka/Tutup: 09.00–18.00 WIBTelepon: –

Membicarakan wisata di provinsi Sulawesi Utara tidak ada habisnya terutama potensi wisata bahari. Selain wisatawan lokal, kunjungan wisatawan asing pun ke tempat ini lumayan banyak. Nama tempat wisatanya adalah Pulau Lembeh.

Ketenarannya semakin mendunia karena lokasi penyelaman yang ada disini. Menurut salah satu manager sebuah resort disini sekitar 20 wisatawan asing setiap harinya menginap disana.

Ini saja masih review dari satu resort belum resort atau penginapan lainnya. Hal tersebut membuktikan bahwa pesona yang dimiliki Pulau Lembeh telah menyita perhatian wisatawan mancanegara. Anda tertarik datang ke pulau ini? Simak informasi dibawah ini!

Profil Pulau Lembeh

Pulau Lembeh menjadi tujuan para wisatawan yang ingin mencari spot diving dan snorkeling dikarenakan potret gambar wisata bawah lautnya sungguh luar biasa.

Pulau ini dibagi kedalam dua kecamatan yaitu kecamatan Lembeh Selatan dan Utara. Secara administratif, letak Pulau Lembeh berada di Kec. Bitung Selatan.

Melihat data verifikasi yang dilakukan pada tahun 2007, pemberian nama untuk kawasan ini adalah Pulau Lembeh namun menurut survey toponim namanya Pulau Lembe.

Sejarah pemberian nama belum diketahui hingga kini mengapa dahulu penduduk setempat memberi nama tersebut.

Namun, ada masalah terkait kepemilikan pulau yang belum tuntas hingga sekarang. Menurut cerita pemilik Pulau Lembeh adalah Xaverius Dotulong sehingga hak milik selanjutnya adalah keturunan beliau.

Keturunan Xaverius Dotulong meminta pemerintah untuk mengembalikan hak penuh atas pulau tersebut atau tidak mengganti rugi dengan nominal yang diajukan pihak ahli waris Xaverius Dotulong.

Akan tetapi hingga kini sengketa pulau milik siapa ini masih belum menemui titik terang. Meskipun ada beberapa cerita, legenda atau apapun, pesona keindahan Pulau Lembeh memang terbukti telah mendunia.

Kekayaan alam bawah laut dan pemandangan alam yang menakjubkan bahkan digadang-gadang tak kalah dengan Raja Ampat ini harus jadi list destinasi wisata Anda bersama rekan atau pasangan.

Berikut ini sejumlah potret keindahan wisata alam Pulau Lembeh yang membuat terpesona tak hanya turis domestik bahkan internasional.

92 Titik Selam

Pulau Lembeh dengan 92 titik selamnya dihuni oleh setidaknya 300 famili binatang bawah laut

Pada tahun 2014 silam, data yang telah tercatat pada BPS Kota Bitung adalah lokasi penyelaman disini berjumlah 92 titik. Jadi, tak heran jika kepopuleran tempat ini telah mendunia.

Meskipun ketenarannya berada dibawah Bunaken tapi jangan salah, pemandangan yang disuguhkan juga tak kalah cantik.

Dari ke 92 lokasi selam menjadikan daerah ini rumah bagi 300 biota bawah laut dengan spesies yang mencapai puluhan ribu. Salah satu spesies terfavorit disini adalah mini octopus.

Namun speseis-spesies famili hewan laut lainnya juga menjadi daya tarik seperti hairy frogfish, pigmy seahorse, flamboyant sotong, nudibranch, dll.

Bagaimana cara menjangkau spot-spot tersebut? Alat transportasi yang dapat digunakan para wisatawan mengunjungi lokasi selam ataupun berkeliling pulau adalah kapal nelayan.

Kapla-kapal tersebut bisa ditemukan didermaga. Harga sewa kapal berkisar antara Rp. 200 ribu hingga Rp. 300 ribu. Usahakan untuk melakukan negosiasi terlebih dahulu agar harga yang didapat sama-sama menguntungkan baik wisatawan maupun pemilik kapal.

Hutan Mangrove

Ketika berada di Pulau Lembeh, salah sat tujuan wajib didatangi adalah hutan mangrove. Rimbun dan hijaunya poho-pohon mangrove di areal ini sangat cocok untuk jalan santai mengitari hutan dan juga spot foto.

Selama menyusuri hutan, pemnadangan laut dengan kedua bukit mengapitnya menjadi spot terfavorit wisatawan sebagai background mengambil gambar. Fasilitas yang tersedia disini adalah sejumlah gazebo untuk duduk santai menikmati pemandangan atau beristirahat.

Luas hutan mangrove adalah 4 hektar dan dihuni 4 jenis tumbuhan mangrove antara lain Soneratia caseolaris, Soneratia alba, Rhizophora mucronata, serta Rhizophora apiculata.

Untuk dapat menikmati keindahan alam di hutan mangrove bisaya retribusinya sangat terjangkau yaitu Rp. 2.500.

Wisata Lain Sekitar Pulau Lembeh

Tidak hanya pesona bawah alamnya, beberapa destinasi disini juga jangan dilewatkan antara lain Pulau Serena dengan batu karang besar berlubang. Lubang inilah dapat dimasuki air laut menjadikannya spot menarik yang belum tentu dijumpai ditempat lain.

Kemudian ada wisata sejarah yaitu Monumen Trikora. Banyak hal yang dapat dipelajari di monumen ini selain sebagai spot foto instagrammable.

Spot wisata selanjutanya adalah Pantai Pasir Panjang yang sudah populer keindahannya. Anda langsung saja kesini untuk melihat langsung betapa indah panorama, pasir putih dan semuanya yang ada disini.

Tempat populer lainnya adalah Patung Yesus. Patung ini disebut memiliki ukuran lebih tinggi daripada di Brazil. Banyak wisatawan datang kesini tentunya selain ingin melihat keberadaan patung dan pemandangan diisni tentunya juga untuk hunting foto.

Sebagai Lokasi Konservasi

Selain sebagai destinasi wisata, tempat ini juga dijadikan untuk konservasi laut khususnya terumbu karang.

Sosialisasi kepada warga setempat akan pentingnya menjaga ekosistem laut membuahkan hasil yaitu mereka sepakat akan adanya Daerah Perlindungan Laut atau disingkat DPL.

Lokasi DPL adalah area yang ditumbuhi karang dengan keadaan yang masih bagus daripada dengan yang lainnya.

Beberapa program telah dilakukan untuk pelestarian dan penyelamatan terumbu karang disini salah satunya adalah transplantasi.

Tujuan transplantasi terumbu karang adalah untuk memperbaiki keadaan karang atau menguranginya. Kegiatan ini dilakukan oleh warga setempat dengan bantuan sejumlah aktivis dan perusahaan.

Rute Jalan Menuju Pulau Lembeh

Pertama adalah lakukan perjalanan hingga sampai Manado, Sulut. Anda dapat melihat peta atau google map untuk lebih mudah. Dari Manando perjalanan dilanjutkan dengan angkutan tujuan Paal 2, turun di Stasiun Bus Bitung dengan ongkos Rp. 4 ribu.

Kemudian naiklah bus jurusan terminal Bitung dari stasiun dengan biaya sebesar Rp. 10 ribu selama kurang lebih 2 jam perjalanan. Sesampainya di terminal, bilang ke supir angkot untuk diturunkan di Pelabuhan menuju Pulau Lembeh.

FYI, ada dua cara ke P. Lembeh yaitu kapal kayu dan kapan feri, pelabuhan mereka juga berbeda. Jika Anda ingin ke P. Lembeh dengan kapal feri minta turun di Pelabuhan Feri P. Lembeh.

Penginapan

Untuk penginapan, telah banyak sekali resort, hotel, guest house di Pulau Lembeh dengan beragam fasilitas istimewa seperti kapal antar jemput mengelilingi pulau dan sebagainya.

Tips sebelum booking penginapan adalah tanyakan ke penduduk setempat sebelum sampai di pelabuhan pulau berapa biasanya harga penginapan disana atau minta rekomendasi pilihan penginapan dengan harga terjangkau. Penduduk setempat cukup ramah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!