Travel  

Keindahan dan Keunikan Pantai Tanjung Aan Lombok Tengah

Keindahan dan Keunikan Pantai Tanjung Aan Lombok Tengah

tribunwarta.com

Alamat: Kuta, Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat 83573Map: Klik DisiniHTM: Rp.5.000 per Motor, Rp.10.000 per MobilBuka Tutup: 24 Jam

Tak salah jika banyak orang menyebut-nyebut Pulau Lombok sebagai secuil surga di dunia. Keindahan alamnya, terutama yang hadir dalam ragam pantai-pantai mempesona, benar-benar akan membuat siapapun merasa damai dan tenang.

Salah satu dari pantai-pantai tersebut, yang jelas patut berada dalam daftar kunjung kita adalah Pantai Tanjung Aan, di wilayah selatan dari pulau Lombok, provinsi Nusa Tenggara Barat.

Selain menyimpan sejarah dan mitos sebagai tempat asal usul Sang Puteri Mandalika, pantai pembatas Laut Selatan lepas ini juga memiliki garis pantai yang panjang dan menakjubkan.

Keindahan Keunikan

Meski tak memiliki halaman sendiri di Wikipedia, Pantai Tanjung Aan sangat istimewa karena garis pantainya yang membentang hingga lebih dari 2 KM.

Selain memiliki hamparan pantai indah yang sangat lega untuk dijelajahi, Pantai Tanjung Aan juga dikelilingi oleh perbukitan di terkenal di sekitarnya, salah satunya yaitu Bukit Merese.

Selain itu, salah satu alasan bahari ini sangat populer adalah karena adanya dua sisi dari pantai yang berbeda, tetapi sama-sama indahnya.

Perbedaan dari kedua sisi yang terpisah oleh tanjung dalam wujud bukit batu ini cukup mencolok yaitu warna dan bentuk pasirnya.

Di salah satu sisi, terhampar pantai berpasir warna kuning kecokelatan. Inilah yang dinamai pasir merica oleh warga, karena ukuran, bentuk dan warnanya yang tak sama dengan pasir biasa.

Sementara, di sisi lain, pasirnya berwarna putih seperti terigu dan dengan butir-butir yang sangat lembut dan kecil-kecil.

Namun kedua sisinya ini memiliki garis pantai berkilo-kilometer jauhnya yang melengkung menawan.

Di pantai ini, Anda juga bisa menemukan para nelayan yang sedang menambatkan perahu mereka masing-masing.

Mereka biasa menawari pengunjung untuk menaiki perahu ke Batu Payung yang terletak di tepi salah satu tebing dan berbentuk seperti payung.

Saking indahnya pantai ini, banyak yang menjadikannya lokasi mengambil foto atau gambar pre-wedding.

Bukit Merese

Jika ingin menikmati indah pemandangan pantai dari ketinggian, Anda bisa dengan gampang mendaki salah satu bukit merese.

Jika memanjat bukit-bukit atau berjalan menyusuri pantai bukan hobi Anda dan ingin kegiatan yang lebih santai, berbaring di bawah payung jerami yang akan memberikan naungan teduh juga menjadi kegiatan menarik.

Sembari dimanjakan oleh suara debur ombak dan pemandangan lautan biru yang lepas, Anda bisa menikmati segarnya es kelapa muda yang dijajakan oleh para penjual di sekitar pantai.

Rute Menuju Lokasi

Tanjung Aan Beach berlokasi di Lombok Tengah, kurang lebih 75 kilometer jauhnya dai pusat kota Mataram.

Dari Pantai Kuta Lombok, pantai ini jaraknya hanya sekitar tiga kilometer. Kebanyakan pengunjung mengakses pantai ini dari Kota Mataram.

Jika Anda ingin menuju Pantai Tanjung Aan, sangat disarankan untuk menyewa kendaraan baik motor ataupun mobil di kota Mataram.

Hal ini dikarenakan tidak adanya angkutan umum memadai yang akan membawa Anda ke kota ini. Perjalanannya sendiri diestimsikan akan memakan waktu satu setengah jam.

Berangkat dari Mataram, lajukan kendaraan Anda menuju Cakranegara. Anda bisa mengikuti petunjuk arah di peta, denah, maupun Google Maps untuk mempermudah pencarian. Kemudian, lanjutkan perjalanan menuju Praya.

Dari Praya, lanjutkan perjalanan Anda menuju daerah Bantunyale, Sengkol, Rambitan dan kemudian Sade.

Setelah sampai di Sade, ikuti petunjuk menuju daerah Kuta dan dari sini, Anda sudah hampir sampai ke Pantai Tanjung Aan.

Pantai ini terletak dekat dengan pantai-pantai indah lain selain Pantai Kuta Lombok, seperti Pantai Selong Belanak dan Pantai Seger.

Harga Tiket Masuk

Untuk mengunjungi pantai ini, kita hanya perlu membayar biaya parkir motor sebesar Rp.5.000 dan mobil Rp.10.000. Dengan tarif tersebut, Anda sudah bisa menikmati keindahan Tanjung Aan Beach sepuasnya.

Pantai Tanjung Aan juga menjadi tempat wisata paling pas bagi Anda yang suka berenang maupun snorkeling.

Pasalnya, pantai ini memiliki kedalaman air cukup dangkal dengan ombak tidak terlalu berbahaya terutama sebelum pasang, walaupun berbatasan dengan Samudera Indonesia.

Selain itu, meskipun tidak dibekali dengan peralatan snorkeling lengkap, Anda masih bisa menyewa di persewaan yang berada di tepi pantai.

Jika sore hari tiba, pasang akan membuat permukaan air laut menjadi naik sehingga ombaknya sangat pas untuk dijadikan area berselancar.

Belajar Surfing

Tak heran, ada banyak pemula senang belajar surfing di sini karena memang salah satu pantai surf favorit.

Jika lapar menghampiri, Anda pun tak perlu khawatir walaupun tidak berangkat dengan bekal makanan dari rumah. Sebab di sekitar pantai, bisa Anda dapati sederet restoran yang menyajikan beragam menu.

Selagi menikmati keindahan panorama Tanjung Aan, Anda bisa menikmati menu favorit di sederet rumah makan tersebut.

Selain itu, Anda juga tak perlu khawatir untuk masalah menginap, karena ada banyak penginapan dan hotel di dekat pantai ini, termasuk Novotel Resort yang terkenal mewah.

Ada sebuah tradisi yang unik di pantai ini. Di hari-hari biasa, pantai ini akan banyak didatangi oleh wisatawan dalam negeri.

Akan tetapi, pada bulan Februari, pantai ini akan dibanjiri oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang tertarik dengan ritual tradisional penuh misteri bernama Bau Nyale.

Mitos yang dipercayai masyarakat tentang cerita Puteri Mandalika adalah dasar dari ritual tersebut.

Konon, sang puteri melompat ke samudera dari atas bukit ketika berupaya menghindari seorang pangeran yang mengejar-ngejarnya dan memaksa untuk menjadikannya isteri.

Sang Puteri tidak begitu saja lenyap setelah menghilang ditelan samudera. Dikisahkan, Puteri Mndalika menjalani reinkarnasi menjadi cacing laut atau “nyale,” dalam bahasa setempat.

Ritual Bau Nyale adalah sebuah ritual perburuan, dimana masyarakat mencari cacing laut ini untuk kemudian dijadikan bahan santapan. Konon, nyale ini membawa keberuntungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!