Travel  

Kapan Waktu Tepat ke Karimunjawa? Waspada Gelombang Tinggi

Kapan Waktu Tepat ke Karimunjawa? Waspada Gelombang Tinggi

tribunwarta.com – Lebih dari 300 wisatawan sempat tertahan di Karimunjawa , Kabupaten Jepara, Jawa Tengah akibat gelombang tinggi, Sabtu (24/12/2022).

Gelombang tinggi mengakibatkan kapal penyeberangan dari Jepara tidak bisa beroperasi sementara akibat gelombang laut yang tidak aman untuk pelayaran, dikutip , Sabtu (24/12/2022).

Seperti diketahui, cuaca dalam beberapa waktu terakhir terbilang cukup ekstrem di beberapa wilayah di Indonesia.

Padahal, cuaca adalah faktor penting untuk diperhatikan ketika hendak bepergian.

Lantas, jika hendak berwisata kapan waktu yang tepat untuk berwisata ke Karimunjawa, dengan cuaca yang lebih bersahabat?

Hindari akhir dan awal tahun

Secara umum, waktu paling pas untuk berwisata ke Karimunjawa berkisar dari bulan Maret hingga pertengahan Desember.

“Paling aman untuk cuaca dan gelombangnya, Maret sampai pertengahan Desember,” kata Kepala Desa Karimunjawa, Arip Setiawan, kepada Kompas.com, Selasa (27/12/2022).

Arip menambahkan, biasanya mulai pertengahan Desember hingga awal Maret, gelombang laut akan tinggi dan angin di Karimunjawa cenderung kencang.

Hal itu bisa berdampak pada aktivitas pelayaran kapal-kapal penyeberangan.

“Bulan yang tidak aman itu pertengahan Desember sampai awal Maret, biasanya mulai Maret itu cuaca sudah baik semua, kondusif, aman,” imbuhnya.

Jika terpaksa melakukan perjalanan ke Karimunjawa pada waktu yang tidak dianjurkan, Arip mengimbau pengunjung untuk membawa uang saku lebih, sebagai jaga-jaga menghadapi keadaan darurat.

Secara umum, tidak hanya ke Karimunjawa, ia juga meminta calon wisatawan dapat lebih memerhatikan risiko yang bisa saja terjadi ketika melakukan aktivitas ke mana pun itu.

Sehingga, kita akan lebih mempersiapkan diri jika sewaktu-waktu mengalami situasi tidak terduga.

“Paling terpenting ini konsekuensi, ketika kita berwisata ke mana pun, ada risiko apa di sana, jadi jika kita menyeberang ke pulau, kapal mogok, ya itu risikonya. Jadi lebih diperhatikan saja dampak risiko yang mungkin terjadi,” tutur dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!