Travel  

Junkyard, Destinasi Wisata Otomotif & Beragam Spot Foto Keren di Magelang

Junkyard, Destinasi Wisata Otomotif & Beragam Spot Foto Keren di Magelang

tribunwarta.com – Bagi yang ingin berburu foto unik dan instagenic, silahkan mengunjungi Junkyard di Magelang. Objek wisata ini tergolong baru karena dibuka pada tahun 2018 kemarin. Namun bukannya sepi pengunjung, melainkan banyak sekali yang datang, terutama kalangan pemuda. Sebagian bertujuan untuk berburu spot foto, lainnya lagi menikmati suasana sambil melihat pemandangan alam.

Dari namanya sekilas berhubungan dengan barang rongsokan yang tidak terpakai. Sedikit ada benarnya, karena tempat ini menampilkan bermacam mobil bekas dan beberapa sepeda motor. Namun dalam penataannya patut di apresiasi sehingga menghasilkan pemandangan yang indah dan mempesona, wisatawan pun dijamin betah berlama-lama.

Selain mengusung konsep mobil klasik dan unik, objek wisata hits ini juga menyediakan café. Tidak sedikit pengunjung yang menyebutnya dengan Junkyard Autopark & Café. Luas lahan yang digunakan untuk konsep wisata pameran dan café ini sekitar 2.000 meter persegi dan merupakan milik Desa Wanurejo. Di dalamnya terdapat berbagai bangunan unik sehingga menambah daya tariknya.

Daya Tarik Wisata Junkyard Magelang

Junkyard tidak pernah sepi pengunjung setiap harinya. Alasannya sederhana, pastinya dari daya tarik yang dimiliki. Penasaran dengan daya tarik apa saja yang dimaksud? Berikut telah kami rangkum sebagian yang paling menarik!

1. Tema Wisata yang Unik

Apabila anda termasuk warga Magelang, menemukan objek wisata seperti ini tentunya tidak banyak. Bahkan dikatakan kali ini hanya satu-satunya, karena tidak ditemui di tempat lain. Jika demikian, maka tidak berlebihan jika tempat wisata ini dikatakan unik. Keunikan nya tidak lepas dari adanya mobil bekas yang ada di lokasi sebagai pajangan.

Sebagian dari mobil yang dimaksud bahkan termasuk klasik, seperti jenis Impala 1964 dan Dodge 1957. Jenis mobil lain yang ada di Junkyard didominasi dari VW dan Fiat. Ada juga sepeda motor klasik yang melengkapi keunikan nya, yaitu motor Honda Ulung C-70. Dari keunikan ini, pengelola berhasil menciptakan keseragaman dari tata letaknya.

Hampir semua mobil di sini diletakkan di dalam sebuah tempat yang mirip pameran. Namun letaknya di alam terbuka dan lebih mirip seperti taman. Satu mobil yang tergolong klasik menempati satu tempat, di sampingnya terdapat tanaman hias yang cantik. Warna mobil memang bukan lagi aslinya, sengaja dibuat untuk menciptakan ragam warna.

2. Pemandangan Alam Indah

Dibalik keunikan konsep wisata Junkyard, ternyata ada hal lain yang menjadi daya tariknya. Objek wisata ini dibangun di atas lahan yang masih memiliki suasana asri pedesaan. Pemandangan dari perbukitan Menoreh pun jelas terlihat dan tidak terlalu jauh. Di dalam lokasi wisata memang tidak ada pepohonan rindang yang menghiasi.

Di dalam lapangan terbuka yang dipagar kayu hanya membentang rumput yang tidak terlalu subur. Namun diluar pagar, pemandangan cukup indah dan memanjakan mata. Selain bukit, warna hijau menyejukkan mata pun didapatkan dari sawah di sebelah lokasi wisata ini. Pohon rindang seolah menjadi pagar alami mengelilingi area persawahan.

3. Spot Foto Cantik

Junkyard dibuat sebagai wisata alternatif yang mengusung konsep unik dari kendaraan klasik. Tata lokasi yang rapi membuat wisatawan yang datang tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan mengabadikan momennya. Oleh karena itu, mereka yang datang dipastikan ingin berburu spot foto yang belum tentu didapatkan di tempat lain.

Selain spot foot berupa mobil klasik, ada juga bangunan rumah yang tidak kalah unik. Rumah ini berdiri berdempetan, namun posisinya bukan tegak lurus. Posisi keduanya mirip dan saling menyentuh satu sama lain bagian atapnya. Di tengahnya terdapat bangku yang terbuat dari kayu, cukup tua untuk mendapatkan kesan klasik dan unik.

4. Dilengkapi Wahana Permainan

Selain dikunjungi pemuda milenial karena memiliki spot foto yang uni dan cantik, Junkyard Magelang juga dikunjungi anggota keluarga yang membawa anaknya. Ini dikarenakan ada wahana permainan di dalam lokasi wisata ini. Masih mengusung konsep yang unik, karena pada dasarnya semua yang ada di sini diusahakan serba unik.

Salah satu wahana yang ditemukan terletak di paling ujung setelah pintu masuk, berupa komidi putar. Dikatakan unik karena bukan kuda, gajah, atau binatang lainnya yang ditunggangi. Tempat duduk dari wahana ini berupa sepeda vespa asli yang telah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga nyaman ditunggangi.

5. Sebagai Wisata Kuliner

Nama Junkyard Autopark & Café sepertinya pantas didapatkan objek wisata yang ada di kawasan Borobudur ini. Lahan seluas 2.000 meter persegi bukan hanya untuk pameran mobil klasik yang menjadi daya tarik utamanya, namun juga ada café di dalamnya. Berwisata kuliner sambil menikmati puluhan mobil klasik di Junkyard dijamin semakin nikmat.

Bangku dan meja yang terbuat dari kayu ditata rapi di samping mobil. Karena ada puluhan mobil, jadi otomatis ada puluhan tempat nongkrong yang nyaman. Jika tidak ingin menempati bagian outdoor café, silahkan memilih di dalam ruangan yang tidak kalah unik. Untuk menunya bervariasi, mulai dari makanan tradisional hingga modern.

Alamat dan Rute Perjalanan Menuju Lokasi

Untuk menuju objek wisata yang sedang viral ini, anda hanya perlu menuju ke Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Lokasinya yang strategis tidak menyulitkan wisatawan untuk datang berkunjung. Patokan utamanya tentu ke arah Borobudur, dimana pun arah datangnya.

Jarak Junkyard dengan pusat kota sekitar 18 kilometer, tidak terlalu jauh tentunya. Jarak ini dapat ditempuh dengan waktu relatif singkat, hanya sekitar 35 menit dengan kecepatan kendaraan normal. Warga lokal pastinya tidak kesulitan mencari lokasinya, lain halnya dengan yang datang dari luar kota.

Khusus bagi anda yang belum mengetahui rute nya, ambil arah jalan yang menuju ke RSU Blondo dari Alun-alun Magelang. Sekitar 300 meter dari Rumah Sakit tersebut akan ada pertigaan, ambil arah kanan yang menuju ke Jalan Soekarno Hatta. Terus ikuti sepanjang jalan ini yang menuju ke arah Kolam Renang Karet Mendut.

Sebelum tiba di kolam renang yang dimaksud, belok kanan ke Jalan Sudirman di Monumen Proklamasi Soekarno Hatta. Lanjutkan perjalanan menuju ke Jalan Balaputradewa hingga tiba di kawasan Wanurejo. Sampai di sini, anda dapat bertanya pada warga sekitar untuk menemukan lokasi pastinya.

Harga Tiket Masuk Junkyard Magelang

Junkyard dibangun bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pariwisata saja, melainkan juga sebagai komersial. Untuk itu, wajar jika sebelum masuk harus membeli tiket terlebih dahulu. Satu orang pengunjung yang datang wajib mengeluarkan biaya 15.000 di hari biasa. Sedangkan jika datang di hari libur berlaku tiket 20.000 rupiah.

Objek wisata di Magelang ini menawarkan tiket terusan sebesar 30.000. Tiket ini mendapatkan kelebihan dari wahana permainan yang disediakan. Untuk makanan atau café nya tidak berlaku, artinya ada biaya lain yang dikeluarkan. Berkunjung ke sini bisa setiap hari mulai dari pukul 08.00 – 17.00 WIB di hari biasa, dan 08.00 – 19.00 di hari libur.

Ragam Aktivitas yang Menarik Dilakukan

Karena konsep wisatanya yang memandukan wahana permainan dan keunikan dari spot foto, maka ada beberapa hal menarik yang dapat dilakukan di Junkyard. Berburu spot foto sepertinya wajib, ditambah dengan mencoba wahana seru di dalam lokasi.

1. Berfoto di Spot Unik

Aktivitas pertama dan wajib jika berkunjung ke sini pastinya berburu spot foto yang cantik dan unik. Selain foto di beberapa mobil klasik, Rumah Miring juga cukup unik dijadikan latar belakang. Berfoto termasuk aktivitas penting bagi sebagian orang, terutama yang aktif bergelut di media sosial.

2. Berburu Kuliner

Konsep Junkyard yang dipadukan dengan café sepertinya cocok dijadikan tempat santai sambil menikmati menu makanan yang disajikan. Makanan khas Magelang tersedia di sini, namun hanya yang populer saja. Sebagian besar didominasi oleh makanan modern, seperti kebab, pizza, burger, dan masih banyak lainnya.

3. Bermain Sambil Menikmati Pemandangan

Menikmati pemandangan alam dapat dilakukan dengan berbagai cara. Selain bersantai sambil menikmati makanan di café, sambil bermain pun bisa. Beberapa wahana yang disediakan di sini bukan hanya untuk anak-anak, namun cocok juga bagi remaja dan dewasa. Bagi anak-anak, ada jungkat jungkit yang terbuat dari motor vespa unik.

Fasilitas Tersedia di Junkyard Magelang

Fasilitas Junkyard dikatakan lengkap, ada fasilitas umum dan fasilitas penunjang bagi wisatawan. Sebut aja untuk fasilitas umumnya, pengunjung mendapatkan akses area parkir yang luas. Fasilitas lainnya adalah toilet yang bersih dan mushola sebagai tempat ibadah yang nyaman.

Untuk fasilitas penunjang terdapat bangku yang ada di beberapa titik di tengah taman. Selain itu, wahana permainan dan café juga termasuk fasilitas yang ditemukan di sini. Pengunjung yang ingin sekedar istirahat sambil menikmati suasana alam asri dapat menggunakan pendopo.

Demikian penjelasan singkat mengenai Junkyard Magelang, salah satu objek wisata hits yang sedang viral saat ini. Konsep wisata yang unik akhir-akhir ini banyak diminati. Apalagi yang dapat memadukan berbagai konsep. Seperti kali ini yang memadukan keindahan alam, keunikan otomotif, café, dan juga wahana permainan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *