Travel  

Bukit Merese di Lombok

Bukit Merese di Lombok

tribunwarta.com – Lokasi: Jalan Kuta Lombok, Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat 83573Maps: Klik DisiniHTM: GratisBuka Tutup: 06.00 – 18.00 WITATelepon: 0812-3642-2652

Incaran Turis

Pulau Lombok kini memang menjadi incaran turis ketika berlibur ke Indonesia. Di pulau yang terletak di Nusa Tenggara Barat (NTB) ini mempunyai banyak sekali kawasan wisata alam dengan pesona tidak kalah indah dari Bali.

Bali memang cukup terkenal dengan pantai Kuta, begitu juga dengan keindahan Pulau Jawa. Ada banyak spot-spot menarik yang bisa memanjakan para turis kala berlibur ke bumi nusantara ini.

Begitupun dengan Pulau Lombok, keindahan alam serta budayanya mampu memanjakan para turis. Di sini bahkan terdapat beberapa spot dengan keindahan Gili yang siap menarik minat para turis.

Mulai dari Gili Air, Meno hingga Trawangan, ketiga pulau kecil ini siap untuk memanjakan siapapun kala datang ke Lombok baik itu wisatawan lokal maupun turis asing.

Selain Gili, masih ada beberapa objek wisata alam lain yang mampu mendeskripsikan keindahan Lombok kepada para wisatawan.

Selain Tanjung Aan ada juga bukit Merese. Kedua kawasan wisata ini letaknya saling berdekatan dan mempunyai akses serta rute sejalur.

Merese Hill ini letaknya berada di daerah Mandalika, Lombok, NTB dan menjadi salah satu spot favorit bagi mereka yang ingin menikmati keindahan garis pantai dari dataran tinggi.

Mengenal Bukit

Merese Hill ini memang berada di garis pesisir pantai. Dari atas area hijau tersebut para wisatawan bisa melihat keindahan Tanjung Aan dan juga Batu Payung.

Kawasan wisata ini letaknya berada di area selatan daerah Pujut. Mengunjungi Tanjung Aan dan Bukit Merese sekaligus adalah agenda wajib. Untuk harga tiket masuk kedua spot ini tidak bayar alias gratis.

Jalur menuju lokasi ke arah Merese ini sangat mudah untuk diakses baik menggunakan mobil atau sepeda motor. Hanya membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam saja dari Mataram dan 30 menit saja dari arah bandara.

Di sepanjang perjalanan menuju ke Bukit Merese ini para wisatawan akan disuguhi pemandangan hijau terbuka dengan aneka hewan ternak, perkebunan dan juga rumah tradisional yang memenuhi sepanjang jalan tersebut. Nah, menarik bukan?

Rute Menuju Lokasi

Bagi para wisatawan yang ingin menuju ke kawasan wisata ini bisa menggunakan aplikasi Google Map untuk mendapatkan peta atau denah letak dari Bukit Merese.

Seperti yang sudah disebutkan di awal bahwa jalur untuk menuju ke kawasan wisata tersebut sangat aman dan bagus buat kendaraan roda 4.

Rute yang akan dilalui yaitu dari pusat kota Mataram menuju ke Cakranegara – Kediri dan dilanjutkan ke arah Praya lalu menuju ke arah Batuntale.

Kemudian dilanjutkan ke arah Sengkol – Rambitan dan melalui Desa Sade. Dari sini para wisatawan akan melalui jalan Raya Kuta. Kemudian akan sampai di kawasan wisata Tanjung Aan.

Selain dari pusat kota Lombok, bisa pula dari arah Bandara Internasional Lombok. Jika menggunakan kendaraan umum pilih ke arah Sengkol. Lalu pilih menuju ke arah Pantai Kuta Lombok. Dari sini cukup dekat sekitar 3 km ke Tanjung Aan.

Aktifitas Menarik

Ada beberapa aktifitas menarik yang bisa dilakukan di sekitar perbukitan ini. Namun turis harus rela hiking untuk menuju ke bukit.

Namun rasa lelah akan terbayar, karena para turis akan dibuat terpesona dengan keindahan yang bisa didapatkan di atas puncak pegunungan Merese tersebut.

Dari atas puncak bukit ini para wisatawan bisa melihat keindahan karang yang terendah dengan air kristal berwarna biru.

Di sini para turis juga bisa melihat keindahan pemandangan laut yang jernih. Tanah Bukit Merese sendiri dikelilingi oleh bukit hijau kecil dengan hamparan rumput hijau yang luas.

Tak hanya Tanjung Aan, dari atas puncak pengunjung juga bisa melihat pesona Gili Anak Anjakan, Batu Payung dan Pantai Seger.

Disini Anda juga akan menemukan kawanan kerbau, sapi, serta kambing. Para petani biasanya akan membawa ternak mereka ke sekitar padang rumput di bukit Merese.

Satu hal yang menjadi incaran para wisatawan ketika mengunjungi bukit Merese adalah dengan menyaksikan panorama matahari terbit(sunrise) dan sunset.

Para turis bisa menginap di penginapan letaknya yang tidak jauh dari Bukit Merese. Saat berkunjung ke spot ini, jangan lupa untuk mengambil foto dan gambar keindahan pemandangan di sekitar pantai atau dataran tinggi Merese ya!

Tips Berlibur

Bagi yang hendak mengunjungi kawasan wisata ini harus memperhatikan beberapa tips agar liburanmu semakin seru dan berkesan.

Salah satunya adalah memilih waktu berkunjung. Spot tersebut bisa dikunjungi setiap waktu dan setiap saat. Para turis bebas memilih kapan ingin mengunjunginya.

Akan tetapi disarankan ketika musim kemarau di pertengahan tahun. Pasalnya di kawasan wisata ini akan jarang terjadi hujan. Sehingga para wisatawan bisa mendaki dengan mudah tanpa takut licin akibat hujan.

Ditambah lagi di saat musim kemarau ini para turis bisa melihat keindahan pemandangan di sekitar perbukitan yang sangat mempesona.

Namun begitu saat musim hujan, pemandangan di Bukit Merese ini juga tidak kalah indah dengan banyaknya bunga dan rerumputan di sekitarnya.

Dan suasana di sekitar bukit puntidak akan seramai saat musim kemarau. Akan tetapi jalur pendakian akan sangat licin dan bisa membahayakan para turis, jadi harus berhati-hati.

Waktu berkunjung yang tepat adalah siang menjelang sore. Pasalnya waktu tersebut moment paling tepat untuk melihat keindahan sunset di sekitar Bukit Merese.

Sementara jika ingin melihat sunrise, para turis harus pergi sejak dini hari atau setidaknya menginap di sekitar bukit.

Tips lainnya adalah menggunakan alas kaki yang cukup mudah untuk mendaki. Meski jalur pendakiannya landai, akan tetapi ada beberapa spot cukup licin dan berbahaya jika tidak berhati-hati.

Menggunakan sepatu dengan alas yang tidak licin menjadi pilihan wajib. Untuk mendaki menuju ke bagian puncak hanya membutuhkan waktu sekitar 15 sampai 20 menit saja. Tidak terlalu lama kan?

Menggunakan sepatu anti slip bisa mengurangi resiko terpeleset baik ketika mendaki dan turun dari area bukit. Hal ini juga bisa menjaga engkel kaki aman dari keseleo.

Jika sudah berada di kawasan wisata ini jangan lupa untuk menjelajah berbagai sisi Bukit Merese. Ada banyak spot dengan pemandangan menarik yang tidak boleh dilewatkan begitu saja.

Bukit Merese relatif aman karena tidak ada hewan liar hidup di sekitar perbukitan tersebut. Sehingga para wisatawan bisa dengan bebas menjelajah setiap sudut areanya.

Bukit ini memiliki lekukan pantai yang anggun, cantik dan menggoda. Di salah satu area, Anda akan menemukan satu pohon unik bernama Pohon Galau.

Konon menurut kabar masyarakat, pohon ini berdiri sendiri di tepi puncak bukit sehingga dianggap sebagai pohon galau dan ingin menyendiri.

Pohon yang berada di sudut bukit tersebut kerap dijadikan properti untuk syuting film dan menjadi lokasi favorit untuk berfoto.

Ketika memasuki kawasan wisata ini jangan lupa untuk membawa air minum. Meski jalur pendakian cukup mudah dan bisa diakses oleh siapa saja, akan tetapi tetap saja menghabiskan tenaga.

Dan dengan membawa air minum tentu saja bisa mencegah para turis agar tidak dehidrasi. Pasalnya di sekitar jalur pendakian tidak ada warung.

Dan jangan lupa untuk tetap menyimpan botol minuman ketika habis. Jangan membuang sampah sembarangan di sekitar Bukit Merese.

Apalagi di sekitar bukit ini memang tidak ditemukan tempat sampah. Jadi, disarankan membawa kantong sampah sendiri ketika mendaki.

Ketika melakukan pendakian, jangan lupa pula membawa topi atau penutup kepala. Meski udaranya sejuk, akan tetapi sinar matahari di kala siang cukup terik. Gunakan juga sunblock agar kulit tidak terbakar.

Ketika mengunjungi kawasan wisata Bukit Merese jangan lupa untuk membawa kamera. Rugi kalau sampai Anda tidak mengabadikan pemandangan indah dari spot ini.

Dengan membawa kamera baik itu DLSR atau kamera handphone, Anda bisa mengabadikan perjalanan liburan ke Bukit Merese.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!