Travel  

12 Hidden Gem Banyuwangi, Cocok untuk Libur Akhir Tahun

12 Hidden Gem Banyuwangi, Cocok untuk Libur Akhir Tahun

tribunwarta.com – Ide libur akhir tahun dapat diisi dengan mengunjungi hidden gem atau wisata indah yang masih tersembunyi.

Salah satu kota di Indonesia yang memiliki sejumlah wisata hidden gem adalah Banyuwangi. Kota di ujung Pulau Jawa ini memiliki banyak potensi wisata kelas dunia.

Tempat yang dijuluki The Sunrise of Java ini memiliki keindahan alam yang luar biasa. Nah, kamu bisa mengunjungi wisata tersembunyi di Banyuwangi selain Kawah Ijen yang sudah sangat familiar di kalangan wisatawan.

Hidden gem di Banyuwangi

Berikut rekomendasi hidden gem di Banyuwangi yang cocok untuk libur akhir tahun seperti dirangkum Kompas.com.

1. Waduk Bajulmati

Waduk Bajulmati kerap disebut menyerupai Raja Ampat, Papua Barat. Sebab, wisatawan bisa menemukan area perbukitan hijau di tanga waduk.

Mengutip Tribun News Wiki, lokasi waduk ini berada di perbatasan antara Banyuwangi dan Situbondo.

Waduk seluas 92 hektar ini terletak antara Gunung Baluran dan Pegunungan Ijen. Adapun sumber air utamanya adaah Sungai Bajulmati.

2. Pantai Pulau Merah

Daya tarik Pantai Pulau Merah adalah panorama matahari terbenam berwarna merah. Semburat merah berasal dari cahaya matahari terbenam di balik Pulau Merah yang berada sekitar 50–100 meter dari bibir pantai.

Pulau Merah memiliki lanskap tanah berwarna merah bata. Sebagai informasi tambahan, bulan Desember–Januari termasuk waktu terbaik bagi wisatawan untuk melihat matahari terbenam berwarna merah di Pantai Pulau Merah.

Selain itu, wisatawan bisa surfing dan camping di area yang telah disediakan oleh pihak pengelola.

3. Lori Wisata Kalibaru-Mrawan

Hidden gem satu ini memberikan pengalaman unik, yaitu menaiki kereta wisata atau lori wisata sembari membelah Gunung Gumitir.

Sepanjang perjalanan, wisatawan akan melintasi perkebunan kopi di ketinggian 400 meter di Gunung Gumitir.

Mengutip situs KAI, lori wisata ini melewati terowongan kereta api Mrawan. Dengan panjang 690 meter, terowongan Mrawan merupakan terowongan aktif terpanjang kedua di Indonesia

Keunikan dari terowongan ini adalah arsitekturnya yang mempertahankan gaya kolonial. Wisatawan bisa berhenti sejenak untuk berfoto di terowongan yang menghubungkan Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi ini.

4. Bukit Mondoleko

Bukit Mondoleko menawarkan wisata hutan pinus yang membentang dengan luasnya, seperti dikutip dari Banyuwangi Tourism.

Dari atas bukit, wisatawan bisa melihat sawah-sawah membentang di kejauhan. Lokasinya berada di Desa Sragi, Kabupaten Songgon, Banyuwangi.

Bukit ini juga dikelilingi dengan pemandangan Gunung Suket, Gunung Kendil, Gunung Meranti, hingga Gunung Raung yang menambah pesonanya.

Ada gardu pandang, hammock, bangku dari batang pohon, serta ayunan yang bisa digunakan wisatawan untuk menikmati pemandangan.

5. Pulau Tabuhan

Pulau Tabuhan merupakan pulau kecil yang berada di Selat Bali. Namun, secara administratif Pulau Tabuhan masuk wilayah Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi.

Mengutip Kompas.com (22/7/2019), pulau seluas lima hektar ini tidak berpenghuni. Sepanjang perjalanan ke Pulau Tabuhan, wisatawan akan disuguhi gradasi warna Selat Bali.

Mendekati Pulau Tabuhan, wisatawan bisa melihat dengan jelas hamparan terumbu karang dan pantai pasir putih di sepanjang Pulau Tabuhan.

6. Air Terjun Lider

Kabupaten Banyuwangi memiliki hidden gem air terjun yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya Air Terjun Lider. Destinasi wisata ini berada di kaki Gunung Raung, tepatnya di Desa Sumber Arum, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi.

Untuk menuju lokasi air terjun setinggi 60 meter ini, wisatawan harus melalui medan yang cukup berat. Lokasinya berada di ketinggian 1.300 mdpl.

Dinamakan Air Terjun Lider sebab lokasi air terjun terletak di kawasan hutan lindung petak 74, Blok Lider. Obyek wisata ini berada di lereng Gunung Raung sehingga pemandangannya masih asri dan alami.

7. Pantai Teluk Hijau

Selain Taman Nasional (TN) Baluran yang sudah terkenal, Banyuwangi memiliki Taman Nasional (TN) Meru Betiri.

Ada sejumlah hidden gem di TN Meru Betiri salah satunya adalah Pantai Teluk Hijau.

Pantai ini kerap disebut surga tersembunyi karena masih alami serta akses menuju lokasi cukup menantang. Pantai Teluk Hijau juga kerap disebut Green Bay karena air lautnya berwarna hijau yang berasal dari alga.

Keunikan Pantai Teluk Hijau adalah pemandangan pasir putih yang sangat kontras dengan air lautnya yang berwarna hijau.

8. Pantai Sukamade

Selain Pantai Teluk Hijau, TN Betiri mempunyai hidden gem pantai yang tak kalah menariknya yaitu Pantai Sukamade.

Mengutip Kompas.com (27/5/2022), Pantai Sukamade merupakan tempat konservasi penyu. Terdapat empat jenis penyu yang sering mendarat di Pantai Sukamade untuk bertelur yakni Penyu Hijau, Penyu Lekang, Penyu Belimbing dan Penyu Sisik.

Wisatawan yang berkunjung ke Pantai Sukamade mendapatkan kesempatan untuk melihat penyu bertelur di malam hari.

9. Pantai Plengkung

Tidak banyak yang tahu jika Banyuwangi memiliki surga bagi para peselancar, yaitu Pantai Plengkung atau dikenal dengan nama G-Land, seperti dikutip dari Kompas.com (2/8/2020).

Letaknya tersembunyi di tengah Taman Nasional Alas Purwo. Bahkan, pantai dengan ombak ganas ini menjadi spot surfing terbaik di Asia Tenggara dan termasuk satu dari tujuh ombak terbaik di dunia yang langsung berhadapan dengan Samudera Hindia.

Sebab ketinggian ombak di Pantai Plengkung bisa mencapai 8 meter. Kegiatan surfing biasanya dilakukan pada Maret hingga Oktober setiap tahunnya.

10. Segara Anakan

Segara Anakan berarti lautan kecil karena memiliki luas 18,8 kilometer persegi dan lebar 400 meter.

Lokasi Segara Anakan dikelilingi dengan hutan Mangrove Bedul Ecotourism. Kawasan ini kerap disebut sebagai Amazon-nya Indonesia.

Sebab, Segara Anakan terhubung dengan area hutan bakau yang sangat luas, bahkan terluas di Pulau Jawa. Lokasinya berada di Taman Nasional Alas Purwo, dekat dengan Pantai Plengkung.

Wisatawan bisa menyewa perahu untuk berkeliling di area hutan bakau hingga ke Segara Anakan.

11. Air Terjun Telunjuk Raung

Air terjun ini diberi nama telunjuk Raung karena alirannya lurus seperti telunjuk dan berada di kaki Gunung Raung.

Untuk menuju lokasi air terjun, wisatawan harus melewati hutan dan hamparan sawah yang luas. Namun, lelahnya perjalanan akan terbayar lunas saat melihat segarnya air terjun.

Ada kolam di bawah aliran air terjun yang bisa digunakan untuk berenang. Lokasi air terjun Telunjuk Raung berada di Dusun Sumberasih, Kelurahan Sumberarum, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi.

12. Air Terjun Kembar Arum

Air terjun Kembar arum cukup unik karena berada di tengah sawah. Hidden gem ini berlokasi di Desa Sumberarum, Songgon, Banyuwangi.

Menariknya, aliran sungai yang mengaliri air terjun Kembar Arum masih satu sumber dengan air terjun Telunjuk Raung.

Air sungai yang membelah sawah tersebut jatuh ke bibir jurang membentuk air terjun. Terdapa tebing di tengah sawah yang merupakan lokasi aliran air terjun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!