Tips terhindar phising di Twitter

Tips terhindar phising di Twitter

Tips ini meliputi fitur-fitur keamanan yang dimiliki Twitter, seperti autentikasi dua faktor dan memilah akun yang dapat mengirim pesan di DM.

Kejahatan siber bisa terjadi di mana saja, tidak terbatas pada satu platform khusus saja. Twitter, aplikasi jejaring sosial yang menjadi tempat perputaran informasi dan tren secara real-time pun juga bisa terserang phising atau penipuan daring. 

Dalam rangka merayakan Bulan Kesadaran Keamanan Siber, Twitter membagikan 6 tips untuk memerangi penipu siber. Tips ini meliputi fitur-fitur keamanan yang dimiliki Twitter, seperti autentikasi dua faktor dan memilah akun yang dapat mengirim pesan di DM.

“Dalam melayani percakapan publik, Twitter percaya bahwa penting bagi masyarakat untuk dapat melihat berbagai perspektif. Oleh karena itu, Twitter berusaha menciptakan tempat di mana orang-orang dapat menemukan suara atau komunitas otentik dan memercayai akun yang mereka  ajak berinteraksi atau ikuti,” tulis Twitter dikutip dari siaran pers (12/10).

Berikut ini 6 tips dari Twitter untuk memerangi kejahatan siber dan penipuan lainnya:

Apapun itu akunnya, kata sandi adalah hal paling penting yang harus diperhatikan. Termasuk Twitter, kata sandi harus dibuat aman, kuat, dan unik. Minimal, kata sandi memiliki 10 karakter, dibuat secara acak, dan disimpan dalam pengelola kata sandi.

Anda dapat mengelola akun tertentu yang diizinkan dan tidak diizinkan mengirim pesan melalui DM. Apabila pesan berisi tautan mencurigakan, sebaiknya jangan diklik apalagi pengirimnya tidak dikenal dan bukan dari organisasi atau instansi resmi.

Seorang hacker dapat membobol akun Anda meskipun tidak mengetahui kata sandi. Untuk itu, informasi-informasi pribadi seperti nomor ponsel, email, dan @namapengguna perlu dijaga dan jangan disebar sembarangan.

Selalu perbarui aplikasi Twitter, perangkat lunak komputer, dan browser yang Anda gunakan ke versi terbaru. Pembaruan biasanya berisi perbaikan bug yang mungkin muncul di versi sebelumnya, yang juga berpotensi melemahkan keamanan akun.

Jika Anda menemukan tanda-tanda akun disusupi, atau menerima spam melalui DM, segera laporkan! Perlu diingat bahwa Twitter hanya akan menghubungi Anda melalui aplikasi atau melalui email yang dikirim dari alamat email @twitter.com atau @e.twitter.com. Twitter juga tidak akan pernah meminta pengguna untuk memberikan kata sandi melalui email, Direct Message, atau balasan.


Artikel ini bersumber dari www.tek.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *