Riset InsightAsia: e-Wallet GoPay Paling Banyak Digunakan

Riset InsightAsia: e-Wallet GoPay Paling Banyak Digunakan

tribunwarta.com – Dompet digital semakin menjadi metode pembayaran paling yang dipilih masyarakat digital Indonesia dibanding metode pembayaran tunai dan transfer bank. Temuan ini berdasarkan riset yang dilakukan InsightAsia dalam momentum bulan Fintech Nasional 2022.

Dalam riset bertajuk “Consistency That Leads: E-Wallet Industry Outlook 2023” ini GoPay dinilai sebagai platform dompet digital yang konsisten paling banyak digunakan konsumen, selama lebih dari 5 tahun terakhir sampai saat ini. Adapun sebagian besar pengguna dompet digital pernah menggunakan GoPay (71%) dan menggunakan sampai saat ini (58%).

Hasil riset juga memperlihatkan bahwa tingkat kepuasan pengguna GoPay mencapai 84% dari konsumen.

Lebih lanjut, dalam riset itu kecenderungan penggunaan dompet digital telah berkembang dari sekadar pembayaran ke pengelolaan uang seperti transfer uang, menyediakan riwayat transaksi, dan fitur bayar belakangan atau paylater. Di mana sebanyak 71% responden mengaku aktif menggunakan dompet digital untuk berbagai transaksi keuangan.

Penggunaan dompet digital mengungguli metode pembayaran lainnya seperti uang tunai (49%), transfer bank (24%), QRIS (21%), Paylater (18%), kartu debit (17%), dan VA transfer (16%).

“Ada 10 macam penggunaan dompet digital yang paling umum. Yang tertinggi adalah belanja di e-commerce, kemudian top-up pulsa telepon seluler, diikuti oleh transfer uang dalam platform, melihat Riwayat transaksi, transfer bank, pesan kuliner, pembayaran tagihan, pembayaran offline pengeluaran rumah tangga dan fitur paylater,” tulis riset tersebut, dikutip Selasa (29/11/2022).

Menurut riset itu, perusahaan digital yang menaungi dompet digital dan e-commerce dalam satu atap memiliki bonus tersendiri. Di mana adanya potensi lebih tinggi menjadi pemenang pasar karena menyediakan kelengkapan dan kemudahan bertransaksi, seperti GoTo yang memiliki Tokopedia dan GoPay dalam satu ekosistem.

Sementara itu, Ekonom Universitas Indonesia Fithra Faisal mengatakan perkembangan ekonomi digital cukup menggembirakan di sektor teknologi, informasi, dan komunikasi. Hal ini disebabkan karena adanya behaviour switch dan Indonesia termasuk yang paling cepat pertumbuhannya di regional.

“Gojek pertama kali hadir dengan transportasi online (core needs-nya). Ketika masyarakat sudah suka dengan layanannya, mau Gojek dan GoPay ngapain aja, masyarakat akan ikut terus. Karena GoPay hadir di multiplatform yang bisa melakukan semuanya. Kuncinya adalah staying relevant,” jelas Fithra dikutip dalam keterangan tertulis, Selasa (29/11/2022).

Menurutnya dengan berada di dalam satu ekosistem, GoPay punya kelebihan sendiri yang membantu pengguna. Dari GoPay diuntungkan dengan basis pengguna Gojek yang besar, sebaliknya dari sisi aplikasi Gojek, pembayaran yang dimudahkan dengan adanya GoPay.

Sebagai informasi, survei yang digagas di Bulan Fintech Nasional ini melibatkan 1.300 responden dan dilaksanakan di 7 kota besar di Indonesia meliputi Jabodetabek, Bandung, Medan, Makassar, Semarang, Palembang, dan Pekanbaru dari 19-30 September 2022.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!