Huawei dorong sinergi pemberdayaan perempuan

Huawei dorong sinergi pemberdayaan perempuan

Gelar Women in Tech, Huawei Dorong Sinergi bagi Pemberdayaan Perempuan dalam Percepatan Transformasi Digital dan Penguatan Ekonomi Indonesia.

Sebagai penyedia teknologi informasi dan komunikasi (TIK) global, Huawei menegaskan kembali komitmen untuk mendorong sinergi segenap ekosistem dalam aksi nyata untuk mengurangi kesenjangan gender digital dan memberdayakan perempuan Indonesia. Hal ini dilatarbelakangi oleh melebarnya kesenjangan gender digital oleh minimnya akses dan literasi digital perempuan, peningkatan risiko keamanan siber bagi perempuan di masa pandemi, dan terbatasnya peran perempuan di industri TIK.

Berkolaborasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KPPPA), Badan Siber dan Sandi Negara Republik Indonesia (BSSN), dan Telkom University sebagai tuan rumah, Huawei Indonesia menggelar seminar bertajuk Women in Tech: Tech for Her, Tech with Her, Tech by Her.

Diharapkan upaya ini mendorong penyediaan teknologi TIK bagi perempuan dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan, mendorong partisipasi perempuan dalam industri teknologi, peningkatan kapasitas perempuan, dan menyiapkan pemimpin-pemimpin perempuan yang bisa tampil di berbagai institusi dan organisasi berbasis teknologi.

“Terselenggaranya talkshow ini diharapkan menjadi wadah untuk mendapatkan inspirasi yang nantinya dapat menjadi motivasi tambahan bagi para mahasiswa Telkom University untuk berperan aktif dalam pengembangan teknologi di masa depan”, kata Rektor Telkom University, Prof Adiwijaya.

Saat ini, menurut data Pemerintah Indonesia, perempuan turut peran menopang ekonomi Indonesia melalui kewirausahaan. Lebih dari 50 persen pemilik kewirausahaan adalah perempuan. Sedangkan, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah saat ini berkontribusi hingga 60 persen bagi Produk Domestik Bruto di Indonesia.

“Women in Tech yang digagas Huawei ini membawa pesan penting bahwa perempuan dan anak perempuan Indonesia harus memanfaatkan peluang besar ini. Ini kesempatan emas untuk sekaligus menegakkan kesetaraan gender serta meningkatkan kontribusi perempuan terhadap ekonomi digital melalui peningkatan kompetensi dan kemampuan perempuan di ranah siber selain penguasaan teknis operasional dan profesional di bidang siber. Saya berharap Perempuan Indonesia dapat mengambil bagian dalam percepatan pemulihan ekonomi digital pasca pandemi di tengah laju perkembangan teknologi dan ekonomi digital yang terjadi”, kata Koordinator Kelompok Kebijakan Standarisasi dan Pemantauan SDM Keamanan Siber dan Sandi Negara, Asri Setyowati.


Artikel ini bersumber dari www.tek.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *