Game PlayStation versi mobile akan diperbanyak

Game PlayStation versi mobile akan diperbanyak

Saat ini Sony dilaporkan telah membentuk divisi PlayStation tersendiri yang akan beroperasi secara terpisah dari pengembangan gim konsol.

Demi memperluas jangkauan mereka, Sony merambah bisnis gim seluler dengan memperbanyak gim PlayStation versi mobile. Terbaru, perusahaan kini dilaporkan telah membentuk divisi gim seluler yang akan bekerja secara terpisah dari pengembangan gim PlayStation untuk konsol. 

Dilansir dari The Verge (30/8), tim yang disebut dengan Divisi Mobile PlayStation Studios ini akan beroperasi secara mandiri dan tidak terkait dengan pengembangan gim konsol. Divisi ini akan membuat gim seluler dengan IP PlayStation baru dan yang sudah ada. 

Langkah Sony untuk membentuk divisi gim seluler ini sejalan dengan tujuan perusahaan untuk memperluas jangkauan gim produksi mereka ke perangkat PC dan smartphone. Selain membawa lebih banyak gim ke versi mobile, Sony juga menghadirkan sejumlah serial TV dan film hasil adaptasi dari gim PlayStation. 

Awal tahun ini, Sony mengumumkan rencana mereka untuk membawa setengah dari gim yang ada di konsol ke perangkat PC dan mobile tahun 2025. Hal tersebut dilakukan demi memperluas jangkauan orang yang akan bermain gim besutan mereka. 

“Itu dapat menghasilkan pertumbuhan yang signifikan dalam jumlah orang yang memainkan gim kami,” tutur President Sony Interactive Entertainment, Jim Ryan, seperti dikutip dari The Verge

Untuk membantu mengisi divisi seluler yang telah dibentuk, Sony dilaporkan juga telah mengakuisisi salah satu pengembang gim seluler yakni Savage Game Studios. Nantinya, pengembang ini akan menjadi bagian dari Divisi Mobile PlayStation Studios

Kepala Divisi PlayStation Studios, Hermen Hulst mengatakan komitmen divisinya untuk terus menghadirkan gim baru ke PC dan smartphone. Menurutnya, upaya ini dapat memberikan kesempatan kepada para gamer yang tidak mempunyai konsol PlayStation untuk tetap memainkan gim mereka. 

“Upaya gim seluler kami akan menjadi tambahan yang sama, memberikan lebih banyak cara bagi lebih banyak orang untuk terlibat dengan konten kami,” ujar Hermen Hulst dilansir dari The Verge. “Berusaha menjangkau audiens baru yang tidak terbiasa dengan PlayStation dan gim kami.”
 


Artikel ini bersumber dari www.tek.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *