Elon Musk, Spotify, dan Pembuat Fortnite Bersatu

Elon Musk, Spotify, dan Pembuat Fortnite Bersatu

tribunwarta.com – Pernyataan perang Elon Musk terhadap Apple dalam serangkaian tweet pada Senin (28/11) membuat Spotify dan pembuat game Fortnite, Epic Games, punya sekutu yang kuat.

Sekutu itu memiliki tujuan yang sama, yakni melawan raksasa teknologi pembuat atas penetapan biaya App Store sebesar 30%.

Musk mengkritik biaya yang dikenakan Apple kepada pengembang perangkat lunak untuk pembelian dalam aplikasi, dan memposting meme yang menunjukkan bahwa dia bersedia “berperang” daripada membayar retribusi.

Musk juga menyatakan Apple mengancam akan memblokir Twitter dari toko aplikasinya, meskipun dia tidak menjelaskan alasannya.

Sebelumnya, Spotify sudah lebih dulu melakukan protes dengan mengajukan keluhan antimonopoli terhadap pembuat iPhone di Eropa, dan Epic Games menggugat Apple di Amerika Serikat pada 2020.

“Apple terus merugikan pesaing, dan dampaknya sangat besar. Pada konsumen, pengembang aplikasi, dan sekarang, penulis dan penerbit. Tanpa pembuat kebijakan mengambil tindakan, tidak akan ada yang berubah,” tulis CEO Spotify Daniel Ek di Twitter bulan lalu.

Sejak membeli Twitter bulan lalu, Musk telah meluncurkan rencana untuk menagih pengguna US$8 per bulan untuk mendapatkan verifikasi di platform media sosial untuk meningkatkan profitabilitas dan menghindari kebangkrutan. Namun adanya persenan 30% dari dari Apple akan sangat merusak rencana tersebut.

Komisi Eropa telah menyelidiki apakah aturan Apple untuk pengembang aplikasi melanggar aturannya setelah Spotify mengajukan kasus antimonopoli terhadap Apple pada 2019.

Apple berisiko didenda sebanyak 10% dari omzet globalnya jika terbukti bersalah melanggar aturan antimonopoli UE.

Analis di firma investasi Finimize, Luke Suddards, mengatakan Apple “memainkan permainan berbahaya” dengan mengancam akan menarik Twitter dari App Store-nya.

“Jika Twitter diluncurkan, mungkin ada gugatan lain yang berkembang. Kami melihat Elon Musk menggunakan pengadilan secara efektif selama pembelian Twitternya dan tidak mengherankan jika dia menggunakan strategi yang sama sekarang,” ujarnya, dikutip dari Reuters, Rabu (30/11/2022).

Awal bulan ini, Epic Games, meminta panel banding federal A.S. yang terdiri dari tiga hakim untuk membatalkan bagian dari putusan antimonopoli pengadilan yang sebagian besar menguntungkan Apple dan bisnis pembayaran App Store-nya.

Apple telah mengatakan komisi yang didapatnya membantu mendanai pemantauan aplikasi untuk memastikan konsumen tidak terpapar aplikasi penipuan, pornografi, atau pengganggu privasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!