Bagi-bagi STB Gratis Masih Mandek, Kominfo Minta Dipercepat

Bagi-bagi STB Gratis Masih Mandek, Kominfo Minta Dipercepat

tribunwarta.com – Sesuai rencana, pemerintah hari ini akan mematikan siaran TV Analog atau Analog Switch Off (ASO) di Jawa Timur-1 hari Selasa (20/12/2022).

“ASO Jatim rencana dilakukan malam ini, sebagaimana tiga kali sebelumnya bulan April, November dan 2 Desember itu berjalan dengan baik,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate saat ditemui di Jakarta, Selasa (20/12/2022).

Namun sama seperti suntik mati di wilayah lainnya, tantangan yang dihadapi masih sama, yakni pembagian perangkat set-top-box (STB) gratis bagi masyarakat kurang mampu masih belum selesai.

Ia menyebut STB gratis dari pihak Penyelenggara Multipleksing (MUX) baru didistribusikan kurang dari 6 persen. Ia meminta komitmen MUX untuk mengebut pembagian STB gratis ini.

“Sehingga kami mendorong agar penyelenggara MUX yang baru melaksanakan distribusi STB kurang dari 6 persen, lebih agresif,” kata Johnny.

Sementara dari pihak Kominfo dari rencana satu juta STB ini sudah didistribusikan sebanyak 91 persen ke masyarakat di wilayah yang sudah ASO.

Ia juga meminta agar lembaga penyiaran bersama dengan penyelenggara MUX untuk memberikan sosialisasi bagi masyarakat bagaimana pemasangan STB dan scan STB agar siarannya terdeteksi dengan baik.

“Saya harapkan berjalan dengan baik sehingga layanan TV digital bisa sukses di Indonesia,” tuturnya.

Diketahui pemerintah dan penyelenggara multipleksing akan membagikan STB gratis bagi masyarakat dalam program ASO. Namun tak semua masyarakat bisa mendapatkannya.

Hanya masyarakat miskin yang masuk dalam Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial yang bisa mendapatkan perangkat STB gratis.

Pembagian STB tersebut akan dilakukan secara door-to-door. Tidak hanya dibagikan, tetapi petugas juga memasang perangkat langsung di perangkat TV penerima.

Berikut ini cara pengajuan bantuan STB untuk RTM secara mandiri, dikutip dari laman resmi Kementerian Kominfo:

Sebelumnya, Kominfo juga membuka kontak layanan via nomor telepon 159 atau chatbot WhatsApp ke nomor 0811-8202-208. Masyarakat juga bisa mengakses laman https://siarandigital.kominfo.go.id/, atau mengirimkan email ke [email protected] untuk mengetahui informasi tentang migrasi dari siaran analog ke siaran digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *