Pimpinan DPRD: Penanganan hulu-hilir gangster Surabaya harus tepat

Pimpinan DPRD: Penanganan hulu-hilir gangster Surabaya harus tepat

tribunwarta.com – Pimpinan DPRD Surabaya menyatakan, penanganan hulu-hilir gangster yang meresahkan warga di ibu Kota Provinsi Jawa Timur, akhir-akhir ini, harus tepat dan berkelanjutan.

Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti di Kota Pahlawan itu, Jumat, mengatakan, aksi gangster dalam beberapa hari ke belakang di Kota ini makin marak.

“Kabar itu membuat gempar karena video aksi gangster memamerkan senjata tajam viral di media sosial,” kata Wakil Ketua DPRD Reni Astuti di Surabaya, Minggu.

Hasil razia tim gabungan Pemkot Surabaya dan TNI/Polri pada Sabtu (3/12) malam juga telah menemukan anak-anak muda membawa senjata tajam.

“Saya pun menerima pengaduan masyarakat perihal itu ya, jadi ada kekhawatiran ketika keluar malam hari,” kata Reni.

Sebagai tindak lanjut, Pimpinan Dewan itu juga berkomunikasi dengan Wali Kota dan Kapolrestabes Surabaya.

“Prinsipnya, pemkot bersama Polrestabes terus berupaya untuk menjadikan Surabaya ini kota yang tertib dan aman, operasi gabungan dari unsur Pemkot, TNI/Polri, Ormas tadi malam juga mulai dilakukan,” kata Reni.

Menurut dia, sebagai solusi berkelanjutan maka penanganan hulu dan hilirnya harus tepat. Apa motif pelaku, problem sosial harus dicermati. Langkah preventif dan edukasi perlu dilakukan selain pendekatan hukum bila dirasa meresahkan dan membuat onar.

“Agar kejadian tidak muncul tenggelam, maka harus diketahui betul penanganan secara hulu dan hilir. Jadi anak-anak yang sudah dirazia itu sekolah di mana, bagaimana latar belakang keluarganya lalu motivasinya apa,” kata dia.

Reni juga mendorong Pemkot terus beri perhatian pendidikan dan kesejahteraan kepada warga rentan problem sosial. Penguatan peran keluarga juga harus jadi perhatian.

“Jangan sampai pelaku dan keluarganya belum tersentuh program pendidikan, sosial dan kesejahteraan dari pemerintah kota. Lurah dan Camat harus mengenali bab ini, dan segera ambil langkah,” kata Reni.

Bagi Reni, partisipasi masyarakat juga menjadi elemen penting untuk kerja sama menciptakan suasana kondusif.

“Kami juga mendorong pelibatan masyarakat secara aktif, lapor kejadian ke Call Center 112 dan untuk penanganan hindari bentrok fisik sesama warga, percayakan pada petugas kepolisian, TNI dan aparat pemkot,” kata dia.

Pimpinan dewan ini optimistis, dengan kebersamaan seluruh pihak dan didukung oleh gotong royong masyarakat maka Surabaya optimistis bangkit menjadi kota maju aman dan nyaman.

“Kita bersama Jogo bareng Suroboyo, dengan itu maka Surabaya akan lebih tertib. aman dan nyaman, kata Reni.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebelumnya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengentaskan aksi tawuran gangster yang terjadi di Kota Pahlawan. Dia tidak ingin, harga diri warga Surabaya diinjak-injak oleh orang tidak bertanggung jawab yang menyebabkan aksi tawuran.

“Ayo bangun semuanya, saya tidak rela kota ini diinjak-injak oleh orang yang tidak menciptakan rasa nyaman di Kota Surabaya,” kata Eri Cahyadi saat memimpin langsung apel operasi skala besar bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot), TNI/Polri serta lintas Organisasi Masyarakat (Ormas), di halaman Balai Kota Surabaya, Sabtu (3/12) malam.

Dalam operasi tersebut tim gabungan berhasil mengamankan belasan remaja yang membawa senjata tajam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!