DPRD tetapkan APBD Makassar 2023 sebesar Rp5,6 triliun

DPRD tetapkan APBD Makassar 2023 sebesar Rp5,6 triliun

tribunwarta.com – Pemerintah Kota Makassar bersama DPRD Makassar menetapkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2023 Kota Makassar sebesar Rp5,6 triliun.

Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo dalam rapat paripurna, Kamis, menetapkan APBD Makassar sebesar Rp5,6 triliun setelah seluruh anggota DPRD menyetujui Ranperda APBD 2023 ditetapkan menjadi Perda.

Meski telah disepakati dan ditetapkan menjadi Perda APBD 2023, Pemkot Makassar mendapat sejumlah yang perlu diperhatikan dalam merealisasikan program pembangunan di daerah.

Hal ini mengingat sejumlah program pembangunan yang direncanakan pada 2022 tidak dituntaskan sehingga berujung pada rendahnya serapan anggaran.

Juru Bicara Fraksi PKS, Yeni Rahman menyampaikan dua bulan jelang berakhirnya tahun anggaran 2022, serapan belanja infrastruktur masih sangat rendah.

Hingga awal November 2022, realisasi anggaran Pemkot Makassar baru 46 persen, sementara pendapatan mencapai 73,72 persen.

“Dengan kondisi ini, maka potensi Silpa akan semakin tinggi. Hal ini tentu kita tidak inginkan. Perlu proses tender dini pada pekerjaan di dinas dengan alokasi belanja tertinggi sehingga dapat terserap,” kata Yeni.

Ketua Banggar Adi Rasyid Ali menambahkan Pemkot Makassar seharusnya mengupayakan agar serapan anggaran bisa dilakukan pada triwulan pertama tahun anggaran. Hal itu dimaksudkan agar serapan anggaran bisa maksimal hingga akhir tahun.

“Triwulan pertama diusahakan harus sudah ada serapan anggaran minimal 25 persen. Jangan triwulan kedua baru ada penyerapan,” terangnya.

Sementara Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto mengatakan akan belajar dari rendahnya penyerapan anggaran di 2022. Maka dari itu, dia akan mengawal tender dini untuk program pembangunan di 2023.

“Biasanya kalau habis ketuk palu, orang santai-santai. Kalau saya akan kawal terus. Ini ada beberapa yang sudah listing. Termasuk proyek besar. Yang bisa diklik saya suruh klik semua,” katanya.

Dia menyebutkan ada 18 proyek strategis yang akan ditender dini. Di antaranya Makassar Core and City Arena (Macca), revitalisasi Karebosi, Government Center, hingga Japparate.

“Batastender dini Desember. Kalau perencanaan itu yang lain itu relatif banyak design and build. Jadi perencanaan itu banyak tidak tuntas. Jadi akan dituntaskan oleh pemenang,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!