Buat Skenario Palsu Soal Kasus Brigadir J, Ferdy Sambo Minta Maaf: Saya Sangat Menyesal

Buat Skenario Palsu Soal Kasus Brigadir J, Ferdy Sambo Minta Maaf: Saya Sangat Menyesal

tribunwarta.com – Mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo minta maaf karena telah melibatkan para penyidik dalam skenario pembunuhan Brigadir J .

“Saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada adik-adik saya,” kata Ferdy Sambo , dilansir Pikiran-rakyat.com dari PMJ News.

Ferdy Sambo mengaku merasa bersalah karena telah memberikan keterangan palsu sedari awal kasus penembakan Brigadir J mencuat ke publik. Dia juga mengatakan bahwa para penyidik tidak bersalah.

“Karena Saya sudah memberikan keterangan tidak benar di awal-awal dan pada sidang kode etik, di semua pemeriksaan saya sudah sampaikan adik-adik ini tidak salah, saya yang salah, tetapi mereka juga harus dihukum karena dianggap tahu peristiwa ini,” katanya.

“Jadi saya atas nama pribadi dan keluarga menyampaikan permohonan maaf adik-adik saya. Saya sangat menyesal,” ujar Ferdy Sambo .

Ungkapan permohonan maaf ini disampaikan oleh Sambo usai dilemparkan pertanyaan oleh mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Ridwan Rhekynellson Soplanit yang merasa dirinya dikorbankan dalam kasus Brigadir J .

Persidangan yang dilangsungkan pada Selasa, 29 November 2022 di Pengadilan Negeri Jakarta itu juga turut menampilkan rekaman CCTV di sekitar lokasi rumah dinas Ferdy Sambo sebelum peristiwa penembakan.

Dalam rekaman tersebut terlihat Brigadir J keluar terlebih dahulu dari sebuah mobil berwarna hitam yang terparkir di depan rumah saat tiba di kediaman Sambo di Duren Tiga .

Diikuti para penumpang mobil lainnya yang keluar dari mobil dan memasuki rumah.

Beberapa waktu kemudian, terlihat mobil yang ditumpangi oleh Ferdy Sambo tiba di rumah dinas Duren Tiga dengan dikawal oleh seorang anggota polisi yang menggunakan motor Patwal.

Mobil yang ditumpangi oleh Ferdy Sambo itu tiba dan terparkir tepat di depan rumah, namun mantan Kadiv Propam itu tak langsung menjajakan kakinya keluar dari kendaraan tersebut.

Kemudian, mobil tersebut bergerak maju menuju tikungan sekitar rumah dan terlihat Ferdy Sambo turun dengan berpakaian dinas kepolisiannya.

Melihat sang tuan kembali, sang ajudan, Adzan Romer yang pada saat itu tengah mengenakan batik segera menghampiri.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!