Rusia Tembak Jatuh 4 Rudal Buatan AS di Dekat Perbatasan Ukraina

Rusia Tembak Jatuh 4 Rudal Buatan AS di Dekat Perbatasan Ukraina

tribunwarta.com – Rusia menyatakan sistem pertahanan udaranya telah menembak jatuh empat rudal buatan Amerika Serikat (AS) di wilayahnya bagian selatan, yang berbatasan dengan Ukraina . Rudal-rudal buatan AS itu ditembak jatuh saat mengudara di wilayah udara Belgorod .

Seperti dilansir AFP, Selasa (20/12/2022), pernyataan Moskow itu menjadi salah satu klaim pertama soal rudal buatan AS digunakan dalam perang sejak invasi dilancarkan ke Ukraina 10 bulan lalu. Ukraina sendiri diketahui mendapatkan banyak pasokan persenjataan dari negara-negara Barat, termasuk AS.

“Empat rudal antiradar ‘HARM’ buatan Amerika telah ditembak jatuh di wilayah udara di atas wilayah Belgorod,” sebut Kementerian Pertahanan Rusia dalam pernyataan via media sosial.

Belgorod merupakan wilayah Rusia yang berjarak 35 kilometer dari perbatasan Ukraina. Gubernur Belgorod Vyacheslav Gladkov sebelumnya melaporkan gempuran pasukan Ukraina menghantam wilayahnya pada Minggu (18/12) waktu setempat.

Sedikitnya satu orang tewas dan delapan orang lainnya mengalami luka-luka akibat gempuran itu.

Rudal HARM merupakan rudal jenis udara-ke-permukaan dan anti-radiasi yang memiliki kecepatan tinggi. Rudal jenis ini dirancang untuk ‘mencari dan menghancurkan’ sistem pertahanan udara yang dilengkapi radar dan memiliki jangkauan lebih dari 48 kilometer.

Rudal HARM pertama dikerahkan tahun 1984 silam dan telah mengalami berbagai adaptasi agar bisa ditembakkan dari pesawat-pesawat tempur Ukraina yang berasal dari era Soviet.

Pasokan persenjataan Barat telah membantu membalikkan keadaan dalam pertempuran di Ukraina, dengan pasukan Rusia mengalami rentetan kemunduran.

Pentagon atau Departemen Pertahanan AS, merespons pertanyaan AFP soal ditembak jatuhnya rudal buatan AS itu, menyatakan pihaknya ‘tidak bisa mengonfirmasi laporan tersebut’.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!