Rusia Kembali Ajukan Damai, Sebut Syarat yang Sulit Dikabulkan Ukraina

Rusia Kembali Ajukan Damai, Sebut Syarat yang Sulit Dikabulkan Ukraina

tribunwarta.com – Rusia kembali mengajukan syarat untuk damai dengan Ukraina setelah kedua negara ini berperang nyaris selama setahun di 2022.

Kali ini, pihak Kremlin baru saja menolak permintaan dan persyaratan damai yang diajukan oleh Presiden Ukraina , Volodymyr Zelensky.

Rusia meminta syarat pelepasan wilayah Ukraina agar Kremlin menghentikan konflik yang terjadi antara kedua negara tersebut.

Pihak Kremlin meminta ada 4 wilayah di Ukraina yang dilepas sebagai syarat agar keduanya damai.

“Tidak ada rencana perdamaian untuk Ukraina yang tidak memperhitungkan realitas hari ini mengenai wilayah Rusia , dengan masuknya empat wilayah ke Rusia ,” tutur Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

“Rencana yang tidak mempertimbangkan realitas ini tidak dapat damai,” ucapnya lagi dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Reuters pada Kamis, 29 Desember 2022.

Perlu diketahui empat daerah yang diminta oleh Rusia sebagai syarat damai dengan Ukraina ini adalah Donetsk, Luhansk, Kherson, dan Zaporizhzhia.

Kremlin pernah mendeklarasikan keempat wilayah itu masuk daerah mereka pada September 2022 setelah membuat referendum.

Tetapi, referendum tersebut ditentang dan dikecam oleh Ukraina dan negara-negara barat lainnya.

Tetapi perlu diketahui bahwa Rusia masih belum menguasai sepenuhnya daerah-daerah tersebut.

Sejumlah pertempuran masih berlangsung menjelang satu tahun sejak invasi pertama dilakukan Februari 2022. Di sisi lain, Volodymyrz Zelensky pernah meminta syarat agar kedua negara berdamai dan mengakhiri konflik.

Kiev meminta agar Rusia segera menarik pasukan dari Wilayah Ukraina yang diakui secara internasional.

Tetapi, jika hal ini dilakukan, maka Rusia akan kehilangan empat wilayah yang telah dianeksasi, termasuk Krimea yang berhasil mereka rebut di tahun 2014.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *