Presiden Biden akan Berpidato dalam Pertemuan Pemimpin Kepulauan Pasifik

Presiden Biden akan Berpidato dalam Pertemuan Pemimpin Kepulauan Pasifik

Presiden AS Joe Biden dijadwalkan menyampaikan pidato kepada para pemimpin Kepulauan Pasifik di Departemen Luar Negeri pada Kamis (29/9), dan kemudian menjamu mereka makan malam di Gedung Putih.

Acara ini berlangsung sehari setelah AS memulai pertemuan tatap muka pertamanya dengan para pemimpin dari sekitar selusin negara kepulauan yang membentang luas di Samudra Pasifik.

AS menyatakan telah mencapai kemitraan dengan “visi bersama” dengan negara-negara di Kepulauan Pasifik, termasuk janji baru mengenai bantuan AS, sementara kekhawatiran semakin besar terkait pengaruh China yang meluas di kawasan itu.

Menteri Luar Negeri Antony Blinken, kiri, menyapa pejabat dari Negara-negara Kepulauan Pasifik selama KTT Negara Kepulauan Pasifik AS di Departemen Luar Negeri di Washington pada 28 September 2022. (Foto: AP)

Menteri Luar Negeri Antony Blinken, kiri, menyapa pejabat dari Negara-negara Kepulauan Pasifik selama KTT Negara Kepulauan Pasifik AS di Departemen Luar Negeri di Washington pada 28 September 2022. (Foto: AP)

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan, “Apa yang saya harap akan Anda bawa dari acara ini adalah AS berbagi visi Anda, dan bahwa kami berkomitmen untuk membantu mewujudkannya. Ini adalah visi yang mengakui bahwa hanya dengan bekerja sama kita dapat benar-benar mengatasi tantangan terbesar pada zaman kita yang dihadapi semua warga negara kita, mulai dari memerangi krisis iklim dan keadaan darurat kesehatan, mempromosikan peluang ekonomi, hingga memelihara Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka di mana setiap negara – tak peduli besar atau kecil – memiliki hak untuk memilih jalurnya sendiri.”

Pernyataan akhir dari 11 poin dalam deklarasi bersama antara AS dan para pemimpin Pasifik itu masih dibahas.

Deklarasi tersebut, yang dirancang setelah perundingan beberapa pekan antara para pejabat negara-negara Kepulauan Pasifik dan pemerintahan Biden, mencakup berbagai isu di antaranya mempraktikkan pembangunan berkelanjutan, menangani perubahan iklim, serta mempertahankan keamanan wilayah Pasifik dan perdagangannya.

Blinken pada Rabu juga mengumumkan bahwa AS akan menyumbang $4,8 juta untuk program baru yang disebut Resilient Blue Economies. Program ini akan memperkuat mata pencaharian maritim di Kepulauan Pasifik dengan mendukung perikanan yang berkelanjutan, akuakultur dan pariwisata.

Beberapa pakar mengatakan KTT pekan ini memperbaiki apa yang dianggap sebagian kalangan sebagai kurangnya perhatian Washington terhadap negara-negara Kepulauan Pasifik.

Seorang pejabat senior pemerintahan Biden mengatakan bahwa selama KTT, Gedung Putih akan merilis “strategi spesifik Pasifik untuk pertama kalinya.” AS juga berencana meluaskan misi diplomatiknya dari enam menjadi sembilan di Pasifik.

Pada Rabu malam, para pemimpin Kepulauan Pasifik diundang ke markas besar Garda Pantai AS untuk berdiskusi mengenai berbagai kesempatan untuk meningkatkan keamanan maritim dan untuk menghadapi penangkapan ikan yang ilegal, tidak dilaporkan dan tidak diatur. [uh/ab]

Artikel ini bersumber dari www.voaindonesia.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!