Biden dan Pemimpin Dunia Berkumpul di London untuk Hadiri Pemakaman Ratu Elizabeth II

Biden dan Pemimpin Dunia Berkumpul di London untuk Hadiri Pemakaman Ratu Elizabeth II

Presiden AS Joe Biden dan ibu negara Jill Biden telah berada di London bersama ratusan pemimpin dunia lainnya dan ribuan masyarakat umum yang berbondong-bondong ke ibu kota Inggris, bergabung dalam antrean panjang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin kerajaan terlama di negara itu, mendiang Ratu Elizabeth II.

Biden menggambarkan Ratu Elizabeth II sebagai pribadi yang “baik, terhormat dan selalu mengutamakan pengabdiannya,” ketika ia dan Ibu Negara Jill Biden menandatangani buku belasungkawa hari Minggu (18/9), sebelum pemakaman sang ratu hari Senin di Westminster Abbey, London.

“Kepada seluruh rakyat Inggris, semua orang di Inggris – kami turut berbelasungkawa,” kata Biden setelah menuliskan pesan belasungkawa selama tiga menit di Lancaster House, yang merupakan properti kerajaan di dekat Istana Buckingham di London. “Dan Anda beruntung memilikinya selama lebih dari 70 tahun. Kita semua beruntung. Dunia ini lebih baik berkatnya.”

Biden dan Pemimpin Dunia Berkumpul di London untuk Hadiri Pemakaman Ratu Elizabeth II

Presiden AS Joe Biden berada di London bersama ratusan pemimpin dunia lainnya dan ribuan masyarakat umum memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah Ratu Elizabeth II Westminster Hall, di Istana Westminster, London Minggu (18/9).

Ia menambahkan, sang ratu mengingatkannya pada mendiang ibunya sendiri, bahwa ketika mereka bertemu, “ia terus menawari saya lebih banyak makanan, dan saya terus menikmati semua yang ia sodorkan ke hadapan saya.”

Biden, yang tiba Sabtu malam, termasuk di antara ratusan pemimpin dunia yang berkumpul di Inggris untuk menghadiri pemakaman ratu pada hari Senin (19/9).

Pada hari Minggu (18/9), ketika orang-orang memadati pusat kota London, para pemimpin dunia menuju Lancaster House untuk menyampaikan belasungkawa atas kematian ratu pada 8 September lalu, dalam usia 96 tahun.

“Ini adalah saat berduka, namun ini juga momen penuh rasa terima kasih yang mendalam,” kata Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, pemimpin salah satu dari 56 negara persemakmuran Inggris, organisasi yang terdiri dari banyak bekas koloni inggris yang sekarang dipimpin oleh putra tertua Elizabeth, Raja Charles III. “Warga Australia berterima kasih atas hidup Ratu Elizabeth II yang penuh pengabdian, hidup yang dipenuhi komitmen terhadap keluarga, terhadap negara, dan terhadap persemakmuran.”

Biden dan Jill Biden juga memberikan penghormatan terakhir mereka kepada Elizabeth hari Minggu di Westminster Hall, di mana jenazahnya disemayamkan sejak hari Rabu (14/9). Anggota keluarga berbagai kerajaan di Eropa juga akan menghadiri upacara pemakaman tersebut. Raja Charles III juga menjadi tuan rumah resepsi resmi kenegaraan bagi para pejabat hari Minggu.

Raja Charles III juga menyampaikan undangan pemakaman kontroversial kepada Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, yang diyakini banyak orang bertanggung jawab memerintahkan pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi pada 2018 lalu. Di sisi lain, kerajaan Inggris tidak mengundang pemimpin Rusia, Belarus, Suriah, Afghanistan dan Venezuela.

Pada hari Minggu, di bawah langit London yang cerah, ribuan orang memadati area di sekitar Westminster, pusat kota itu. Petugas kepolisian London dengan ramah mengatur kerumunan keluarga, para veteran yang membawa karangan bunga serta anak-anak yang membawa permen loli di tengah-tengah kota di mana foto-foto ratu menghiasi setiap jendela etalase toko. [rd/jm]

Artikel ini bersumber dari www.voaindonesia.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *