Badai Salju di AS: Lokasi, Dampak, Hingga Jumlah Korban Tewas

Badai Salju di AS: Lokasi, Dampak, Hingga Jumlah Korban Tewas

tribunwarta.com – Badai salju di AS terjadi sejak Senin (26/12/2022) waktu setempat. Insiden itu merupakan badai salju terhebat yang terjadi pada pekan ini. Selain badai salju, cuaca ekstrem juga melanda negeri Paman Sam tersebut.

Peristiwa badai salju itu menewaskan puluhan warga di beberapa wilayah Amerika Serikat. Simak informasinya di bawah ini.

Seluruh wilayah di New York, Amerika Serikat diterjang badai salju. Dikutip dari CNN, badai salju paling parah terjadi di Kota Buffalo, New York, Amerika Serikat.

Gubernur New York Kathy Hochul menyebut badai salju ini sebagai “badai paling dahsyat dalam sejarah cerita panjang Buffalo”. Badai salju pada Desember 2022 ini lebih buruk dibandingkan badai saju di Buffalo pada tahun 1977.

Dilansir NBC News, per Selasa (27/12/2022), tercatat 57 orang tewas dengan mayoritas kematian berasal dari kota Buffalo. Banyak mayat yang ditemukan tewas di dalam mobil dan di bawah gundukan salju.

Jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah akibat badai salju yang tak kunjung reda. Badai salju tersebut juga menutup jalanan dan membuat masyarakat tidak bisa keluar dari rumah mereka.

Eksekutif Kabupaten Erie County, Mark Poloncarz, mengatakan banyak warga yang meninggal karena masalah jantung saat menyekop atau meniup salju. Selain itu, satu orang di Niagara County meninggal karena keracunan karbon monoksida.

“Kami memiliki begitu banyak jenazah sehingga berbagai rumah sakit penuh dan kami hanya harus memeriksa dan menentukan apakah individu tersebut telah meninggal karena kematian terkait badai salju.” kata Poloncarz.

“Itu hanya situasi yang mengerikan, mengerikan,” tambahnya.

Selain Buffalo, kematian akibat badai salju di AS juga berasal dari:

Pemadaman listrik selama berjam-jam dilakukan di kota Buffalo, New York. Sebanyak 20.000 orang tidak menggunakan listrik akibat badai salju di AS tersebut. Kini, jumlahnya sudah kurang dari 10.000 pengguna.

“Jumlah itu sekarang di bawah 10.000, dan kami akan terus bekerja secara agresif dan strategis dengan National Grid sepanjang hari ini untuk terus mengurangi jumlah itu dan mengembalikan daya semua orang,” kata Walikota Buffalo Byron Brown.

Dilansir CNN, badai salju di AS juga mengganggu penerbangan. Lebih dari 5.000 penerbangan dibatalkan pada Jumat, lebih dari 3.400 penerbangan dibatalkan pada Sabtu, dan lebih dari 3.100 dibatalkan pada Natal.

Menurut situs pelacakan FlightAware, sekitar 3.800 penerbangan masuk atau keluar dari bandara AS telah dibatalkan pada Senin (26/12/2022). Totalnya, lebih dari 2.500 penerbangan yang dibatalkan oleh Southwest Airlines.

Layanan Cuaca Nasional mengatakan bahwa ‘kondisi perjalanan yang berbahaya’ diperkirakan akan berlanjut selama beberapa hari ke depan dan perlahan-lahan akan mereda selama tahun baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!