Bacaan Lengkap Dzikir Petang Menjelang Maghrib, Amalan Ringan Sebagai Penghapus Dosa.

Bacaan Lengkap Dzikir Petang Menjelang Maghrib, Amalan Ringan Sebagai Penghapus Dosa.

TRIBUNSTYLE.COM – Berikut bacaan dzikir lengkap menjelang Maghrib, amalan yang bisa menambah pahala dan menghapus dosa.

Dzikir merupakan amalan salih yang dianjurkan Rasulullah SAW pada setiap muslim.

Dzikir juga bisa diartikan sebagai doa atau puji-pujian berlagu (dilakukan pada perayaan Maulid Nabi) atau perbuatan mengucapkan dzikir.

Dalam Al Quran dijelaskan bahwa waktu yang paling utama untuk berdzikir adalah pagi dan petang.

Berikut ini adalah doa setelah Sholat Maghrib, Dzikir Sholat Magrib, dan Wirid setelah sholat Maghrib.

Doa itu juga yang dibaca setelah sholat lima waktu, Subuh, Dzuhur, Ashar, Isya.

Baca juga: Bacaan Dzikir Sebelum Tidur Sesuai Anjuran Rasulullah SAW, Dijauhkan dari Godaan Makhluk Halus

Baca juga: Salat Tahajud: Tata Cara, Bacaan Dzikir & Doa Setelah Salat Tahajud, Dilengkapi Latin dan Artinya

Amalan doa dan dzikir yang dilantunkan setelah salat wajib itu bisa menambah pahala bagi orang yang melaksanakannya.

Berikut ini amalan zikir setelah sholat fardhu yang bisa juga diamalkan usai menunaikan salat Maghrib.

Bacaan Lengkap Dzikir Petang Menjelang Maghrib, Amalan Ringan Sebagai Penghapus Dosa.
Bacaan dzikir di waktu petang hingga pertengahan malam (Pexels/Ali Arapoglu)

1. Membaca ayat Kursi

اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ، لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ، لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ، مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ، يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ، وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ، وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا، وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

“Allah, tidak ada ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi-Nya tanpa seizin-Nya. Dia mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan Dia Maha Tinggi lagi Maha besar.” (QS. Al Baqarah: 255) (Dibaca 1 x)

2. Membaca surat Al Ikhlas, Al Falaq, An Naas

Rasulullah SAW memerintahkan kepadaku agar membaca surat Mu’auwwidzatain di belakang setiap sholat.

Dalam riwayat Imam Abu Dawud disebut surat Mu’auwwidzatain disebut dalam bentuk jamak. Sehingga kemudian dianjurkan membaca surat Al-Ikhlas, surat Al Falaq dan Surat An-Nas setiap selesai sholat fardhu.


Artikel ini bersumber dari style.tribunnews.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *