5 Alasan Penderita Asam Urat Harus Banyak Minum Air Putih

5 Alasan Penderita Asam Urat Harus Banyak Minum Air Putih

tribunwarta.com – Selain menerapkan , ada beberapa metode lain yang direkomendasikan bagi dalam keseharian.

Salah satunya adalah penderita asam urat harus banyak putih.

Ya, air termasuk sebagai metode penghilang asam urat yang banyak disarankan para ahli.

Khasiat air dalam mengatasi asam urat pun telah terbukti oleh banyak penelitian sejak dulu.

Alasan penderita asam urat harus banyak minum air putih

Sederhananya, air putih adalah salah satu pengobatan rumahan terbaik untuk mengelola dalam darah.

Misalnya saja air minum dapat memaksimalkan sistem ekskresi pada manusia.

Sisa-sisa pencernaan tersebut kemudian dikeluarkan melalui kelenjar keringat, pernapasan, hati serta ginjal.

Sedangkan limbah yang dimaksud itu seperti racun-racun di dalam tubuh, nutrisi yang tidak terserap secara maksimal, panas tubuh, kelebihan garam, gula termasuk .

Melansir Gout and You, berdasarkan manfaat mencukupi kebutuhan akan cairan, berikut alasan penderita asam urat harus minum banyak air.

1. Air dapat membantu mengencerkan asam urat

dapat membantu dalam mengencerkan kadar asam urat di dalam darah.

Namun manfaat sebenarnya adalah kemampuannya dalam membantu mengeluarkan sebagian asam dari dalam tubuh.

Sebab, ketika tubuh mengalami kekurangan air (cairan) maka kepadatan serum dalam darah dapat meningkat, begitu pula dengan asam urat.

2. Memudahkan kinerja ginjal

Konsumsi air yang cukup dapat mempermudah kinerja ginjal untuk mengeluarkan asam urat serta mencegah terjadinya pembentukan kristal di area persendian.

Sehingga ketika kebiasaan minum banyak air diterapkan, dalam jangka panjang khasiatnya bisa mencegah serangan asam urat yang berkelanjutan.

3. Air mencegah infeksi ginjal

Alasan lain penderita asam urat wajib mengonsumsi banyak air adalah untuk mencegah dehidrasi.

Dehidrasi merupakan suatu kondisi yang mana tubuh mengalami kekurangan cairan, yang kemudian dampaknya bisa menyebabkan infeksi, batu ginjal sampai .

Nah, risiko tersebut juga dapat dikaitkan sebagai serangan asam urat dalam tingkat akut.

Faktor risiko gangguan ginjal itu disebutkan dapat meningkat ketika tubuh mengalami hiperurisemia atau kelebihan kadar asam urat seiring memburuknya kinerja ginjal dalam membuang zat atau sisa pencernaan.

4. Meningkatkan metabolisme pembuangan dari tubuh

Terutama pada orang yang melakukan diet tinggi protein yang membuatnya mengonsumsi lebih banyak daging dan termasuk makanan tinggi purin.

Pola makan tersebut bisa meningkatkan kadar asam urat di dalam tubuh, apalagi jika tidak diseimbangi dengan konsumsi air yang cukup.

Sebab secara alami, ginjal membutuhkan air tujuh kali lebih banyak untuk memecah lemak, protein dibandingkan dengan karbohidrat.

Sedangkan ketika ginjal mendapatkan air yang cukup, maka kinerjanya dalam mendetoksifikasi lemak, protein serta kadar purin akan lebih mudah.

Mengonsumsi banyak air dapat membantu tubuh untuk mengeluarkan racun-racun tersebut.

Selain meningkatkan metabolisme pada ginjal, cairan juga membantu dalam mengangkut sisa zat pencernaan untuk keluar dari sel tubuh.

Minum banyak air dikatakan bisa membantu tubuh membuang racun yang berbahaya, termasuk kadar asam urat.

5. Air bisa meningkatkan pH tubuh

Salah satu metode yang banyak diyakini para ahli adalah air dapat membantu tubuh menyeimbangkan pH atau tingkat keasaman.

Artinya ketika tubuh lebih basa, maka tingkat keasaman di dalam tubuh cenderung netral dan proses ini dapat membantu pelarutan yang kemudian dikeluarkan.

Dalam hal ini, minum air dalam jumlah kecil sepanjang hari sangat membantu mengontrol kadar asam urat, daripada langsung meminumnya dalam jumlah banyak dalam sekali waktu.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!