Virus Corona Wabahi WNI, IHSG dan Rupiah Terjun Bebas

Virus Corona Wabahi WNI, IHSG dan Rupiah Terjun Bebas

tribunwarta.com – Selepas pengumuman Presiden Joko Widodo soal dua orang WNI yang positif kena wabah virus corona, IHSG dan Rupiah langsung terjun bebas!

Simak selengkapnya di berita Finansialku di bawah ini!

Rubrik Finansialku

IHSG dan Rupiah Terintimidasi Virus Corona!

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dilaporkan anjlok pada penutupan sesi pertama di angka 1%, ke level 5.397,31.

IHSG dikatakan kehilangan -55,39 poin setelah sebelumnya pada sesi awal sempat mengalami kenaikan 10,020 poin atau yang setara dengan 0,184%.

Hal ini terjadi tepat setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan ada dua orang WNI yang terjangkit wabah corona atau covid-19.

Tercatat terdapat sebanyak 2,7 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp3,02 triliun pada perdagangan siang ini.

Sementara transaksi bersih asing Rp7,04 miliar dengan aksi jual asing Rp1,09 triliun, dan aksi beli asing Rp1,09 triliun.

Hari ini, dilansir dari laman katadata.co.id, terdapat total 228 saham yang anjlok, 125 saham mengalami kenaikan, sementara 130 saham lainnya dilaporkan stagnan.

Bukan cuma itu, terdapat sepuluh saham di daftar saham Indeks LQ45 juga harus terkena imbas corona.

[Baca Juga: Gawat! 2 Orang WNI di Jakarta Positif Corona!]

Dilaporkan, sepuluh saham itu terkoreksi lebih dari 3 persen di perdagangan sesi pertama siang ini.

Saham-saham di daftar saham Indeks LQ45 yang harus terkena imbas virus corona di antaranya adalah:

    PT PP Tbk (PTPP): 5,81%

    PT Ciputra Development Tbk: 4,27%

    PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG): 4,2%

    PT Wijaya Karya Tbk (WIKA): 4%

    PT XL Axiata Tbk (XL Axiata): 3,86%

    PT Surya Citra Media Tbk (SCMA): 3,57%

    PT Sri Rejeki Isman Tbk: 3,5%

    PT Bank Mandiri Tbk (BMRI): 3,44%

    PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI): 3,34%

Penurunan IHSG ini berbanding terbalik dengan pasar saham Asia yang mulai merangkak ke zona hijau.

Seperti Indeks Nikkei 225 yang naik 0,73 persen, indeks Hang Seng naik 0,92 persen, bursa China naik 2,94 persen, dan bursa Singapura yang mengalami kenaikan sebanyak 0,92 persen.

Ancaman virus corona bukan hanya menyebabkan turunnya IHSG hari ini, melainkan juga nilai tukar rupiah yang semakin melemah.

Rupiah hari ini melemah di Rp14.355 per US$, menjadikan rupiah salah satu mata uang terlemah di Asia.

[Baca Juga: Arab Saudi Memberhentikan Umrah Demi Cegah Corona]

GRATISSS Download!!! Ebook Panduan Sukses Atur Gaji Ala Karyawan

Pewabahan virus corona yang holistik dan masif mau tidak mau terus mengganggu ketenangan para investor, yang cenderung membuat mereka mengambil keputusan yang tidak baik.

Untuk sobat Finansialku yang tidak yakin harus melakukan apa pada sahamnya, bisa melakukan konsultasi dengan para ahli finansial di Aplikasi Finansialku atau di sini.

Tetap sebarkan informasi yang valid dari laman Finansialku pada rekan-rekan Anda, ya! Terima kasih!

Sumber Referensi:

    Hourtmand P Saragih, 2 Maret 2020. Virus Corona Masuk RI, 10 Saham LQ45 Anjlok Lebih dari 3%. Cnbcindonesia.com – http://bit.ly/38eUnVC

    Hourtmand P Saragih. 2 Maret 2020. Virus Corona Masuk RI, IHSG Sempat Terkoreksi 1%. Cnbcindonesia.com – http://bit.ly/2PEiEOO

    Ihya Ulum Aldin. 2 Maret 2020. Dua WNI Positif Virus Corona, IHSG Sesi Satu Ditutup Turun 1,02%. Katadata.co.id – http://bit.ly/2wgW9sn

    Admin. 2 Maret 2020. Dihantam Virus Corona, IHSG dan Rupiah Terkapar. News.ddtc.co.id – http://bit.ly/2PyS8Gr

    Harwanto Bimo Pratomo. 2 Maret 2020. Jokowi Umumkan Virus Corona Masuk Indonesia, IHSG Anjlok 1,02 Persen. Merdeka.com – http://bit.ly/3aktSzC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!