Singapura Buka Lowongan Kerja untuk 3 Jabatan Tenaga Kesehatan

Singapura Buka Lowongan Kerja untuk 3 Jabatan Tenaga Kesehatan

tribunwarta.com – Pemerintah Indonesia menjajaki kerja sama penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang ingin bekerja di Singapura . Peluang kerja baru yang dibutuhkan Singapura saat ini, berupa tiga jabatan di sektor tenaga kesehatan pada pemberi kerja berbadan hukum yaitu, healthcare assistant (HCA), enrolled nurse (EN) dan registered nurse (RN).

“Saat ini, terdapat permintaan riil berupa job order (kebutuhan tenaga kerja) untuk tiga jabatan sektor kesehatan yang akan bekerja pada pemberi kerja berbadan hukum, yakni di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan milik Singapura. Job order tersebut telah diverifikasi di KBRI Singapura, ” ujar Dirjen Binapenta dan PKK Kementerian Ketenagakerjaan, Suhartono dalam siaran persnya, Selasa (13/12/2022).

Suhartono bilang, selama ini ketiga jabatan sektor tenaga kesehatan tersebut belum banyak diisi oleh PMI, karena kandidat sekurang-kurangnya harus mengenyam pendidikan kesehatan di sekolah/universitas di Singapura atau kandidat lulus Singapura Nursing Board (SBN) Exam.

Selama ini pula, lanjut dia, belum ada proses rekrutmen yang masif bagi tenaga kesehatan Indonesia untuk bekerja di Singapura.

Dalam upaya membuka potensi penempatan jangka panjang, melalui Staf Teknis Tenaga Kerja KBRI Singapura, Kemenaker memfasilitasi diskusi antara Ministry of Health Holding (MoHH) dan Singapore Nursing Board dengan Konsil Keperawatan Indonesia, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), dan Kementerian Kesehatan di Kemenaker hari ini.

“Hingga saat ini, Agensi telah menjalin kerja sama dengan tiga P3MI dan Agensi menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama dengan lebih banyak P3MI, ” ujarnya.

Selain itu, pada 14 Desember 2022, untuk pertama kalinya akan dilaksanakan SNB Exam di Indonesia. Suhartono menambahkan, Singapura diperkirakan membutuhkan 24.000 orang tenaga kesehatan hingga tahun 2030.

Singapura memerlukan tenaga kesehatan asing untuk dapat memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan di negaranya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!