Sampoerna Academy Hadirkan Sesi Mendongeng Bersama Kak Awam Prakoso di Literacy Festival 2022

Sampoerna Academy Hadirkan Sesi Mendongeng Bersama Kak Awam Prakoso di Literacy Festival 2022

Berita Surabaya

SURYA.co.id | SURABAYA – Bersamaan dengan momen Hari Literasi Internasional dan Bulan Gemar Membaca, Sampoerna Academy menggelar Literacy Festival 2022 berkolaborasi dengan Perpustakaan Jakarta.

Adapun rangkaian acara yang ditujukan untuk meningkatkan minat dan budaya membaca bagi generasi muda ini adalah Peluncuran buku anak ‘Elidi & The Ancestor’s Garden’ dan Sesi Mendongeng bersama Kak Awam Prakoso.

National Principal Sampoerna Academy L’Avenue, Wulan Septiandari, mengungkapkan bahwa tujuan diadakan Sesi Mendongeng ini adalah sebagai bagian program peluncuran buku sekaligus memberikan pengalaman luar biasa kepada anak-anak.

“Di sesi ini, anak-anak seperti diajak ikut memasuki petualangan seru Elidi dan teman-temannya sekaligus belajar nilai dan moral positif dari ceritanya. Harapan kami, selain dapat meningkatkan literasi anak, sesi mendongeng dengan buku ini bisa menjadi pilihan aktivitas bonding orang tua dan anak,” kata Wulan, Rabu (28/9/2022).

Kak Awam Prakoso yang merupakan Pendongeng dan Pemerhati Anak sangat senang dan bangga membawakan kisah Elidi yang sarat akan nilai moral tentang kolaborasi dan tanggung jawab.

“Saya senang sekali karena anak-anak yang datang mendapat ruang untuk ikut serta dalam wisata imajinasi dari cerita yang saya ambil dari kisah Elidi. Masih terasa sampai sekarang senyum anak-anak yang ikut berinteraksi dari setiap adegan. Semoga Sampoerna Academy mengadakan kegiatan ini secara rutin, karena ruang hiburan yang memberikan edukasi pada anak tidaklah banyak. Sehingga menjadi tanggung jawab kita untuk membuatnya,” ungkap Kak Awam.

Dalam Sesi Mendongeng yang dihadiri oleh komunitas Halo Ibu, Kak Awam membawakan cerita dari ‘Elidi & The Ancestor’s Garden’ yang ditulis oleh para siswa Sampoerna Academy, yaitu Cassia Florentine Basuki (Grade 4, SA BSD), Charlie Wijaya Zhang (Grade 10, SA L’Avenue), dan Victoria Elizabeth Franco (Grade 6, SA Medan).

Selain itu Sampoerna Academy juga mengajak para siswa berkolaborasi dalam membuat ilustrasi buku, yaitu Dylan Geraldo Cayadi (Grade 8 , SA Surabaya PI), Krisi Nohan (Grade 11, SA BSD) dan Hasna Mufidah (Grade 12, SA L’Avenue).

‘Elidi & The Ancestor’s Garden’ menceritakan tentang petualangan seru Elidi bersama teman-temannya yang sarat akan nilai dan moral positif, seperti persahabatan, kerjasama, saling menghormati, inovatif, dan tentunya tanggung-jawab.

Berbagai nilai ini juga merupakan representasi Innovation, Growth Mindset, Nobility, Integrity, Teamwork, dan Excellence (IGNITE) yang selalu ditanamkan Sampoerna Academy pada setiap murid.

Sebagai sekolah interkultural dan pelopor STEAM di Indonesia, Sampoerna Academy menjalankan komitmennya untuk secara konsisten memberikan pendidikan kelas dunia di Indonesia dengan mengadakan Literacy Festival setiap tahunnya untuk merayakan dan memperluas pertumbuhan intelektual generasi muda  di Indonesia.

“Kami berharap di dalam program ini akan memicu percikan budaya membaca anak sejak dini. Kami juga berharap siswa kami dapat menginspirasi lebih banyak anak-anak Indonesia untuk menciptakan sesuatu yang dapat bermanfaat bagi orang banyak,” pungkas Wulan.


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!