RI-Malaysia Teken Kontrak Dagang Makanan hingga Motor Listrik Senilai Rp2,7 Triliun di TEI 2022

RI-Malaysia Teken Kontrak Dagang Makanan hingga Motor Listrik Senilai Rp2,7 Triliun di TEI 2022

tribunwarta.com – TANGERANG, Kementerian Perdagangan (Kemendag) memfasilitasi penandatanganan 24 nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan Single Purchasing Statement antara pelaku usaha Indonesia dan mitra dagang dari Malaysia. Adapun kontrak dagang yang diteken mencapai 175,9 juta dolar AS atau setara Rp2,72 triliun.

Penandatanganan MoU dengan Malaysia tersebut, meliputi komoditas makanan dan minuman, teh, minuman herbal, tepung bumbu, santan kelapa, tepung kelapa (dessicated coconut), dan sepeda motor listrik.

“Saya telah menyaksikan penandatanganan MoU antara Indonesia-Malaysia. Saya mengapresiasi perwakilan Indonesia di Malaysia dan para pelaku usaha yang telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan ekspor dan promosi produk Indonesia ke Malaysia,” kata Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) di arena Trade Expo Indonesia (TEI), ICE BSD, Tangerang, Jumat (21/10/2022).

Dia menjelaskan, kontrak dagang tersebut menunjukkan kinerja perdagangan Indonesia dan Malaysia yang terus meningkat setelah pandemi Covid-19.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi menuturkan, peningkatan nilai total perdagangan nonmigas Indonesia dan Malaysia menunjukkan bahwa di tengah kondisi ekonomi global yang kurang begitu baik, permintaan produk dari kedua negara masih cukup tinggi. Ini ditunjang kondisi ekonomi kedua negara yang masih cukup terjaga, selain kedekatan geografis dan kemiripan demografis.

“Berbagai kesamaan menjadi penunjang kinerja ekspor Indonesia ke Malaysia. Karakteristik dan budaya warga kedua negara yang serumpun serta lokasi yang bertetangga ini memberikan efek langsung terhadap meningkatnya permintaan berbagai produk khususnya dari Indonesia,” ujarnya.

Dia pun mengharapkan kondisi tersebut terus berkembang. Dengan demikian, kinerja perdagangan kedua negara bisa terus meningkat.

Sementara Atase Perdagangan di Kuala Lumpur Deden Muhammad F S menambahkan, Indonesia mencatatkan surplus perdagangan nonmigas sebesar 5,36 miliar dolar AS pada Januari-Agustus 2022. Surplus tersebut dihasilkan dari ekspor Indonesia ke Malaysia sebesar 9,57 miliar dolar AS dan impor Indonesia dari Malaysia sebesar 4,21 miliar dolar AS.

“Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021, kenaikan surplus perdagangan tahun ini mencapai 77,4 persen. Hal ini patut kita syukuri dan juga harus terus kita jaga,” ujar Deden.

Dia menjelaskan, berbagai upaya promosi produk Indonesia di Malaysia terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak termasuk dengan menggandeng Indonesia Trade Association (ITA) di Malaysia. Menurutnya, ITA selama ini banyak membantu dalam membawa sekaligus mempromosikan produk Indonesia di pasar Malaysia.

Editor : Jujuk Ernawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!