Pesan Mendagri untuk Wilayah Perbatasan Indonesia

Pesan Mendagri untuk Wilayah Perbatasan Indonesia

Jakarta: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan empat pesan kepada para pihak di perbatasan Republik Indonesia. Mendagri juga memberi empat catatan pesan untuk semua pihak. 
 
Hal ini disampaikan Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Eko Prasetyanto saat memimpin upacara HUT Ke-77 RI di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Badau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu, 17 Agustus 2022.
 
Pertama, perlunya memberdayakan potensi dan menggunakan produk dalam negeri. Selain itu, meningkatkan peran UKM dalam perputaran roda ekonomi kawasan perbatasan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kedua, memupuk rasa bangga bagi setiap warga negara Indonesia bahwa mampu berdiri sama tinggi atau lebih maju dalam beraktivitas dengan masyarakat negara tetangga.
 
Ketiga, perlunya menjaga keutuhan wilayah, kedaulatan negara, sekaligus menciptakan kegiatan-kegiatan produktif yang dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.
 
Keempat, perlunya menjaga persatuan dan kesatuan serta melestarikan lingkungan di antara masyarakat dan aparatur pemerintahan yang bertugas di perbatasan.
 

Eko mengatakan bahwa Mendagri mengucapkan terima kasih kepada seluruh instansi dan jajaran pemerintah daerah, termasuk masyarakat, yang telah melaksanakan tugas di seluruh wilayah perbatasan negara hingga pulau-pulau kecil terluar dan terpencil.
 
“Terima kasih atas dedikasi waktu, tenaga, dan pikiran dalam menjaga serta membangun wilayah perbatasan,” katanya.
 
Adapun salah satu gagasan inovatif yang telah terealisasi dalam percepatan perubahan kondisi daerah perbatasan adalah melalui kehadiran Pos Lintas Batas Negara (PLBN).
 
Harapan Presiden, kata dia, agar pembangunan PLBN tidak hanya sebatas fisik yang sekadar melayani administrasi lintas batas, tetapi keberadaan PLBN harus menjadi kekuatan bagi pengembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
 
“PLBN tidak hanya semata-mata mengubah kondisi penampakan fisik kawasan yang sebelumnya dinilai tidak layak, tetapi secara spirit kebangsaan, PLBN menjadi awal mula tumbuhnya rasa kebanggaan dan harga diri bangsa kita terhadap negara tetangga,” katanya.
 

(END)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *