Meikarta Diamuk Pembeli, Grup Lippo Kasih Jawaban Begini

Meikarta Diamuk Pembeli, Grup Lippo Kasih Jawaban Begini

tribunwarta.com – Konsumen Meikarta melakukan aksi demo di Gedung DPR beberapa waktu lalu. Mereka protes gara-gara unit yang sudah dibeli sejak lama namun tak kunjung didapat. Atas kehebohan itu, pihak Lippo Cikarang buka suara.

Corporate Secretary Lippo Cikarang Veronika Sitepu mengungkapkan perseroan sudah menerima informasi dari PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) atas aksi demo yang dilakukan untuk memenuhi permintaan pembeli yang berbeda dari kesepakatan perdamaian yang disahkan, atau homologasi berdasarkan Putusan No. 328/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN.Niaga Jakarta Pusat tertanggal 18 Desember 2020 yang telah berkekuatan hukum tetap pada 26 Juli 2021.

Veronika menjelaskan MSU telah memenuhi komitmen dan menghormati putusan homologasi yang mengikat bagi MSU dan seluruh kreditur.

“PT MSU juga sudah menginformasikan hasil Putusan Homologasi ini kepada seluruh Pembeli yang belum menerima unit, di mana pelaksanaan hasil Putusan sudah dijalankan dalam bentuk serah terima unit secara bertahap sejak Maret 2021 lalu. Beberapa pembeli telah berupaya menempuh jalur hukum dengan mengajukan gugatan perdata namun pengadilan tetap memutuskan bahwa Putusan Homologasi yang harus dihormati dan dilaksanakan oleh para pihak,” ujar dia dikutip dari keterbukaan informasi, ditulis Senin (12/12/2022).

Dia juga menyampaikan dalam putusan homologasi, penyerahan unit akan dilakukan secara bertahap hingga 2027. Saat ini sebanyak 28 tower sudah pada tahap penyelesaian akhir pembangunan Meikarta.

Sementara 8 tower lainnya sudah topping off dan saat ini sedang dalam pengerjaan facade. “Serah terima secara bertahap kepada pembeli telah dilakukan sejak Maret 2021, hingga saat ini sudah serah terima kurang lebih 1.800 unit kepada pembeli,” jelasnya.

Lippo Cikarang juga menjelaskan terkait adanya tawaran relokasi berbayar kepada konsumen Meikarta. Veronika menyebut relokasi berbayar adalah opsi pilihan yang ditawarkan kepada pembeli yang bersedia dan ingin mendapatkan unit yang sudah tersedia atau bisa tersedia lebih awal.

Tak cuma aksi demonstrasi, Meikarta juga heboh di media sosial. Seperti dalam video yang beredar ada nasabah yang tetap harus membayar cicilan meski unit apartemennya tidak ada. Kemudian ada juga video curhatan konsumen Meikarta yang membeli unit namun tower belum selesai dibangun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!