MDB Group Raih 4 Penghargaan di Ajang GMP Awards 2022

MDB Group Raih 4 Penghargaan di Ajang GMP Awards 2022


Jakarta: PT Media Djaya Bersama melalui dua anak perusahaannya, PT Mifa Bersaudara (Mifa) & PT Bara Energi Lestari (BEL) meraih empat penghargaan di ajang GMP Awards 2022 yang digelar Kementerian ESDM RI.
 
Direktur Utama PT Media Djaya Bersama Irsan S. Gading mengatakan, 3 penghargaan untuk PT Mifa, yakni Trophy Best Of The Best aspek Pengelolaan Teknik Pertambangan Minerba, Penghargaan Aditama aspek pengelolaan teknik pertambangan Minerba, dan Penghargaan Pratama Untuk Kategori Aspek Pengelolaan Lingkungan Hidup Pertambangan Minerba.
 
“Sedangkan untuk BEL juga Penghargaan Pratama Untuk Aspek Pengelolaan Keselamatan Pertambangan untuk kelompok badan usaha pemegang IUP Penanaman Modal Dalam Negeri,” kata Irsan, Kamis 29 September 2022.
 

Dia menyebut PT Mifa Bersaudara menjadi satu-satunya kelompok Badan Usaha IUP PMDN se-Indonesia dari Provinsi Aceh yang mendapat Best of the Best GMP Awards 2022. Penghargaan diterima oleh Komisaris Independen Mifa & BEL Slamet Haryadi, dan General Manager Operation Mifa & BEL, Hadi Firmansah.
 

“Alhamdulillah, terima kasih kepada KESDM RI. Empat penghargaan ini merupakan hasil kerja keras tim Mifa & BEL di bawah naungan MDB Group yang berupaya menjalankan good mining practise dalam menjalankan operasional, dengan semangat bangkit lebih kuat mengambil bagian dalam gerakan energi untuk negeri, Dari Aceh Untuk Indonesia,” Irsan.
 
Direktur Teknik Dan Lingkungan Mineral Dan Batubara Direktorat Jenderal Mineral Batubara, Sunindyo Suryo Herdadi mengatakan, Good Mining Practices Award ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun dan tahun ini merupakan ketiga kalinya sejak 2020.
 
Penghargaan Good Mining Practices Award 2022 diberikan berdasarkan penilaian yang dilakukan tim penilai yang sangat kompeten dan profesional di bidangnya.
 
Penilaian dilakukan terhadap upaya yang dilaksanakan perusahaan pertambangan dan perusahaan pemegang jasa dalam menerapkan kaidah teknis pertambangan yang baik dalam periode 2021.
 
Kegiatan penilaian diikuti oleh kontrak karya sejumlah 19 perusahaan, PK2B sebanyak 54 perusahaan kemudian izin usaha pertambangan PMA sejumlah 52 perusahaan, izin usah pertambangan PMDN sejumlah 1.443 perusahaan, kemudian izin usaha pertambangan BUMN sejumlah 18 perusahaan, izin usaha pertambangan khusus sejumlah 6 perusahaan dan yang terakhir izin usaha jasa pertambangan sejumlah 174 perusahaan.
 
“Penghargaan bukan tujuan utama, namun penghargaan ini memotivasi bapak dan ibu sesuai peran tugas masing-masing dalam menerapkan kaidah teknis pertambangan yang baik. Juga memberikan contoh yang baik kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat pertambangan,” kata Sunindyo. (Fahmi Reza)
 

(FZN)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!