Jangan Resign jika Berada pada 4 Kondisi Ini saat Pandemi

Jangan Resign jika Berada pada 4 Kondisi Ini saat Pandemi

tribunwarta.com – Pandemi mempengaruhi perekonomian, termasuk sektor keuangan secara keseluruhan. Anda mungkin saja mendapatkan banyak tekanan, terutama terkait pekerjaan yang digeluti selama ini.

Saat kondisi pekerjaan penuh tekanan seperti ini, Anda mungkin saja terpikir untuk resign dari perusahaan. Hal ini tentu tidak masalah, jika memiliki pekerjaan lainnya yang bisa segera memberikan penghasilan.

Namun jika ternyata masih akan ke sana kemari untuk mencari pekerjaan, maka sebaiknya urungkan niat untuk resign. Penting untuk mempertimbangkan keberlangsungan keuangan kedepannya, terutama jika masih belum mapan secara finansial.

Hindari untuk resign dari pekerjaan, jika masih berada pada kondisi berikut ini:

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!

1. Memiliki tanggungan

Bagi yang masih single dan tidak memiliki tanggungan, maka resiko ketika resign tentu tidak begitu besar. Anda bisa saja hidup selama beberapa waktu dengan mengandalkan uang tabungan, tentunya sambil mencari pekerjaan yang baru. Atau, bisa membangun bisnis kecil-kecilan yang memungkinkan untuk segera mendapatkan penghasilan.

Namun jika ternyata sudah memiliki tanggungan, maka sebaiknya keinginan untuk resign ini harus dihindari. Saat memiliki tanggungan, maka Anda juga harus memikirkan keberlangsungan kehidupan tanggungan Anda tersebut.

Hal ini berlaku untuk semua tanggungan, baik itu anak dan istri, orangtua, saudara maupun kerabat. Anda harus realistis dan melihat kebutuhan keuangan setiap bulannya.

Meski pihak perusahaan melakukan pemotongan gaji, hal tersebut tentu masih jauh lebih baik daripada kehilangan seluruh penghasilan tersebut. Kelola gaji dengan lebih bijak dan ketat, agar bisa memenuhi semua kebutuhan bulanan dan juga tanggungan.

2. Masih memiliki cicilan

Selama masa pandemi, pemerintah memang mengeluarkan banyak kebijakan, termasuk keringanan dalam membayar cicilan. Namun hal tersebut tidak serta merta membuat cicilan menjadi lunas.

Utang tetap utang dan tetap harus membayar dan melunasinya. Artinya, jika masih memiliki cicilan, maka jangan mengambil keputusan untuk resign dan meninggalkan pekerjaan.

Tetaplah bekerja dan mendapatkan penghasilan setiap bulannya, sehingga bisa melakukan pembayaran cicilan Meski tidak sebanyak sebelum masa pandemi, mencicil sedikit demi sedikit tentu akan jauh lebih baik, daripada tidak mencucinya sama sekali.

Lakukan negosiasi ulang sisa utang cicilan disesuaikan dengan kemampuan keuangan saat ini, sehingga tetap bisa memenuhi berbagai kebutuhan lainnya dengan baik.

3. Merasa bosan dengan pekerjaan

Kondisi pandemi yang berkepanjangan, sangat mungkin membuat jenuh. Anda bisa saja bosan dengan pekerjaan yang selama ini dilakukan, namun ini bukan alasan untuk resign.

Ingat, di luar sana ada banyak sekali orang yang kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan, apalagi uang. Jangan sampai Anda mengambil keputusan untuk resign tanpa pertimbangan matang.

Jika mulai merasa bosan bekerja, maka cobalah untuk sejenak beristirahat. Anda bisa mengambil cuti selama beberapa hari, agar bisa bersantai di rumah.

Lakukan aktivitas menyenangkan dan bisa membuat fresh kembali untuk bekerja. Anda bisa berkebun, memasak, bersepeda di sekitar komplek, dan melakukan aktivitas seru lainnya.

4. Tidak memiliki tabungan

Bagi yang selama ini belum memiliki tabungan, resign bekerja sama saja dengan mencari masalah besar. Apa yang akan dilakukan setelah resign dan bagaimana Anda akan memenuhi kebutuhan hidup?

Kedua pertanyaan tersebut wajib ditanyakan pada diri sendiri terlebih dahulu. Meninggalkan pekerjaan dan kehilangan penghasilan di masa pandemi seperti ini akan sangat berisiko.

Anda bisa saja sangat sulit mendapatkan pekerjaan yang baru, sementara di lain sisi, hidup akan membutuhkan biaya. Bukannya bahagia, Anda akan membuat hidup Anda lebih stres setiap harinya.

Jangan pernah resign dari tempat kerja, jika tak punya tabungan atau setidaknya dana darurat untuk menghidupi selama 6 bulan ke depan.

Pertimbangkan dengan Matang

Resign dari tempat kerja di masa pandemi seperti ini tentu bukan keputusan yang bijak. Anda perlu mempertimbangkan baik buruknya dengan cermat, apalagi jika kondisi keuangan hanya bertumpu pada gaji bulanan saja. Jangan mengambil keputusan resign dengan gegabah, sebab hal ini bisa membawa Anda ke dalam masalah keuangan yang serius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!