IHSG Ditutup Naik 1,75% Usai BI Naikkan Suku Bunga 50 Bps

IHSG Ditutup Naik 1,75% Usai BI Naikkan Suku Bunga 50 Bps

tribunwarta.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat sebesar 1,75% ke level 6.980,65 pada perdagangan Kamis (20/10) meskipun Bank Indonesia mengmumkan kenaikan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Oktober ini. Para pelaku pasar sudah mengantisipasi kenaikan suku bunga acuan sebelumnya.

Walhasil, IHSG tetap bergerak di zona hijau hingga berakirnya perdagangan tatkala mayorias bursa saham lainnya di kawasan Asia melaju di zona merah. Indeks Nikkei turun 0,925, indeks Hang Seng turun 1,40%. Lalu, indeks Shanghai Komposit juga melemah 0,31%.

Selama empat hari berturut-turut di pekan ini, tak sekalipun IHSG ditutup di teritori negatif. Hari ini, nilai transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp 15,81 triliun dengan volume 25 miliar saham. Sedangkan, frekuensi tercatat sebanyak 1,41 juta kali. Adapun, nilai kapitalisasi pasar IHSG hari ini mencapai Rp 9.282,95 triliun.

Sebanyak 350 saham terpantau menguat, 196 saham lainnya melemah dan 158 saham tidak bergerak. Beberapa saham yang aktif diborong pelaku pasar hari ini antara lain, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 812,9 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 775,3 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TKLM) Rp 714,5 mililar dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 653,1 miliar.

Sebagaimana diketahui, dalam pertimbangannya, bank sentral kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 bps menjadi 4,75% untuk menjaga inflasi yang masih berpotensi naik sebagai dampak kenaikan harga BBM dan menjaga stabilitas rupiah.

“Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 19-20 Oktober 2022 memutuskan untuk menaikkan BI 7 days reverse repo rate sebesar 50 bps menjadi 4,75%,” Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Konferensi Pers hasil Rapat Dewan Gubernur bulan Agustus 2022, Kamis (20/10).

Suku bunga fasilitas simpanan alias deposito facility naik menjadi 4%. Demikian pula dengan bunga pinjaman atau lending facility yang naik menjadi 5,5%. BI telah menaikkan suku bunga sebesar 25 bps pada bulan lalu setelah mempertahankannya selama 17 bulan berturut-turut. Bank Indonesia sebelumnya telah dua kali menaikkan suku bunga acuan pada Agustus dan September masing-masing 25 bps dan 50 bps.

BACA JUGA

Alasan BI Menaikkan Suku Bunga Jadi 4,75%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!