Gautam Adani Jadi Orang Paling Cuan di Dunia Sepanjang 2022, Apa Saja Bisnisnya?

Gautam Adani Jadi Orang Paling Cuan di Dunia Sepanjang 2022, Apa Saja Bisnisnya?

tribunwarta.com – JAKARTA – Miliarder terkaya asal India Gautam Adani menjadi konglomerat yang paling banyak mendulang keuntungan di dunia sepanjang tahun 2022.

Berdasarkan Bloomberg Billionaire index pada Senin (2/1/2023), Gautam Adani menjadi orang Asia pertama yang berada di jajaran tiga besar orang terkaya dunia 2022 dengan total kekayaan mencapai US$121 miliar, di bawah Bernard Arnault dan Elon Musk.

Tidak hanya itu, Adani menjadi satu-satunya dari 10 konglomerat terkaya dunia yang mencatat peningkatan kekayaan, bahkan yang terbesar di antara 500 konglomerat dalam indeks Bloomberg.

Kekayaan Adani tercatat meningkat sebesar US$44 miliar sepanjang tahun 2022.

Apa saja bisnis yang dijalankan Gautam Adani hingga berhasil cuan sepanjang 2022?

Pria yang tidak menyelesaikan pendidikan di bangku kuliahnya ini merupakan pendiri Adani Group.

Adani Group sendiri menjalar di berbagai bidang usaha, mulai dari pelabuhan, bandara, pembangkit listrik dan transmisi, energi hijau, minyak nabati, batu bara, semen dan real estat, dan masih banyak lagi.

Adani diketahui menguasai Pelabuhan Mundra, yakni pelabuhan terbesar di India, tepatnya di Gujarat.

Pria berusia 60 tahun ini mengakuisisi 74 persen saham di Bandara Internasional Mumbai, yakni bandara tersibuk kedua di India, pada September 2020. Bahkan, dia menjadi operator bandara terbesar di negara itu.

Pada tahun 2022, Adani mengakuisisi aset perusahaan Swiss Holcim senilai US$10,5 miliar untuk menjadi produsen semen terbesar kedua di India.

Gautam ingin menjadi produsen energi hijau terbesar di dunia dan mengatakan akan berinvestasi hingga Us$70 miliar untuk proyek energi terbarukan.

Sebagian besar kekayaan Adani berasal dari saham publik yang dipegang oleh Adani Group. Dia memiliki hampir 75 persen saham di Adani Enterprises, Adani Power, dan Adani Transmissions, berdasarkan keterbukaan bursa India per September 2022.

Dia juga memiliki sekitar 37 persen saham Adani Total Gas, 66 persen dari Adani Ports & Special Economic Zone, dan 61 persen dari Adani Green Energy.

Dari seluruh bidang usahanya, Gautam paling diuntungkan dari usaha batu bara sepanjang tahun 2022. Hal ini mengingat harga batu bara melonjak tajam tahun lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *