Didepak Dari TVRI, Helmy Yahya Didukung Warganet

Didepak Dari TVRI, Helmy Yahya Didukung Warganet

tribunwarta.com – Pemecatan Helmy Yahya dari jabatan Dirut TVRI menuai reaksi beragam, salah satunya malah pembelaan dari warganet.

Yuk simak informasi selengkapnya dalam artikel Finansialku di bawah ini!

Rubrik Finansialku

Helmy Yahya Dipecat, Kenapa?

Pemecatan Direktur Utama TVRI Helmi Yahya menerbitkan atensi publik. Pada tanggal 16 Januari lalu, Dewan Pengawasan (Dewas) TVRI memberhentikan Helmy Yahya.

Tak sedikit warganet memberi dukungan untuk Helmy lewat media sosial. Publik berasumsi bahwa alasan pemecatan Helmy terkesan dangkal.

“Saya senang masyarakat sekarang peduli pada TVRI, tadinya mungkin biasa saja,” ujar Helmy sebagaimana yang dilansir Nasional Kontan, Jumat (14/02)

Surat Keputusan (SK) pemecatan Helmy dikatakan merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 13 Tahun 2005 tentang LPP TVRI.

[Baca Juga: Kisah Sukses Deddy Corbuzier, Pesulap dan Miliarder Indonesia]

Berdasarkan Peraturan Pemerintah tersebut, kata Ketua Dewan Pengawasan TVRI Arif Hidayat Thamrin, pihaknya memiliki hak untuk mengangkat dan memberhentikan Dewan Direksi.

Download Sekarang! Ebook PERENCANAAN KEUANGAN Untuk USIA 30-an, GRATIS!

Melansir dari laman yang sama.Jika Anda memperhatikan logo TVRI sekarang yang berwarna biru pekat dengan komposisi bulat dasar dari huruf RI berwarna putih itu adalah buah ide dari Helmy semasa menjabat.

Pada tanggal 3 Febuari sampai tanggal 12 Febuari 2020 dibuka pendaftaran untuk mengisi kekosongan jabatan Dirut TVRI.

Muncul 30 nama calon yang mendaftarkan diri dalam lowongan tersebut.

Suryopratomo adalah salah satu pendaftar. Nama Suryopratomo tidak asing lagi di bidang media massa. Ia pernah menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Kompas dan juga pernah menduduki Direktur Utama Metro TV.

[Baca Juga: Belajar Sukses dari Dony Oskaria, Wadirut Garuda Indonesia}

Selain itu, Gusti Randa tertera pada deretan nama calon Dirut TVRI, dirinya pernah membintangi sinetron Siti Nurbaya berperan sebagai Samsul Bahri.

Nama-nama lain yang cukup terkenal di kalangan publik juga terdaftar sebagai calon, seperti Charles Bonar Sirait (presenter) dan Iman Brotoseno (Sutradara).

TVRI sendiri merupakan perusahaan pelat merah, televisi pertama yang di miliki Indonesia. Selayaknya media massa, TVRI bertugas memberi informasi, mengedukasi, dan menayangkan acara hiburan kepada masyarakat luas.

Saat Asian Games tahun 1962 diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, TVRI menyiarkan perhelatan olahraga terbesar se-Asia itu secara langsung.

Bagaimana tanggapan Anda mengenai artikel ini? Semoga nantinya ada warna baru dari Dirut baru pengganti Helmy Yahya. Anda bisa memberi tanggapan pada kolom dibawah ini, ya!

Sebarkan berita ini pada teman dan sanak saudara!

Sumber Referensi:

    Andika Aditia. 14 Februari 2020. Dipecat, Helmy Yahya: Ini Bukan Menyelamatkan Saya, Tapi Menyelamatkan TVRI. Kontan.co.id – https://bit.ly/2SLRXrR

    Yustinus Andri DP. 13 Febuari 2020. Ini Bocoran Nama Calon Bos TVRI Pengganti Helmy Yahya. Ekonomi Bisnis.com – https://bit.ly/38saCzM

    Mela Arnani. 17 Januari 2020. Helmy Yahya dan Sejarah Panjang Pendirian TVRI. Kompas.com – https://bit.ly/2vA7AL3

Sumber Gambar:

    TVRI Helmy 01 – http://bit.ly/2HrSCK4

    TVRI Helmy 02 – http://bit.ly/39DsqIa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!