Angkasa Pura II bersama ATI audit kebersihan toilet bandara

Angkasa Pura II bersama ATI audit kebersihan toilet bandara

tribunwarta.com – PT Angkasa Pura II (Persero) bersama Asosiasi Toilet Indonesia (ATI) melakukan audit terhadap toilet-toilet di bandara AP II, sebagai upaya untuk selalu meningkatkan standar layanan dan fasilitas toilet serta menjaga aspek kesehatan.

Asosiasi Toilet Indonesia (ATI) sendiri merupakan lembaga nonpemerintah dan nonprofit yang memiliki tujuan untuk memberikan transformasi dan edukasi tentang toilet Indonesia yang bersih dan sehat.

Direktur Komersial dan Pelayanan APII, M Rizal Pahlevi mengatakan audit oleh lembaga independen secara obyektif membantu AP II mengukur keandalan fasilitas umum di bandara.

“Berdasarkan audit, toilet Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta mendapat penilaian yang paling tinggi yakni Bintang 4 Gold,” kata Rizal di Jakarta, Minggu.

Ia menjelaskan audit toilet oleh ATI dilakukan terhadap 5 aspek, yaitu desain & EMS (environment, management system), cleanliness, amenities & facility, safety/cleaning services, dan user appreciation.

Penilaian Bintang 4 Gold ini mencerminkan fasilitas pada semua area toilet, nursery dan janitor sudah lengkap dan berfungsi baik, perlengkapan (amenities) bagi pengguna sesuai standar, kebersihan yang baik pada semua area, petugas sesuai grooming dan memahami tugas serta penggunaan alat, toilet memiliki estetika desain yang baik, toilet memiliki fasilitas ramah lingkungan, dan pengguna menyampaikan kepuasan tinggi dalam menggunakan toilet.

Adapun hasil audit oleh ATI menunjukkan toilet di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta menjadi toilet terbaik dengan predikat Bintang 4 Gold.Sedangkan hasil audit di bandara-bandara lain rata-rata mendapat Bintang 3 Gold dan Bintang 4 Silver.

Ia menyampaikan toilet di Terminal 3 akan dijadikan rujukan bagi bandara-bandara lain untuk peningkatan layanan sehingga dapat memberikan yang terbaik dalam hal fasilitas sanitasi bagi pelaku perjalanan.

Toilet bandara yang mendapat penilaian Bintang 3 Gold antara lain Bandara Minangkabau (Padang), Supadio (Pontianak), Husein Sastranegara (Bandung), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Sultah Mahmud Badaruddin (Palembang), Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang), Sultan Iskandar Muda (Aceh), Sisingamangaraja XII (Silangit), Depati Amir (Pangkalpinang), dan Tjilik Riwut (Palangkaraya).

Ia mengatakan jumlah toilet di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta total sebanyak 132 unit yang ada di area domestik dan internasional, terdiri dari 66 unit toilet pria dan 66 unit toilet wanita.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Toilet Indonesia (ATI) Naning Adiwoso dalam laporannya mengatakan kondisi toilet di bandara-bandara AP II secara keseluruhan cukup baik dan petugas memahami tugas-tugasnya.

Ia mengatakan toilet merupakan salah satu area penting yang harus diperhatikan dalam hal kebersihan terutama di era pasca pandemi, maka konsisten dalam hal membersihkan toilet harus dipertahankan.

“Serta perlu mendapat dukungan dengan disediakannya peralatan-peralatan untuk membersihkan yang sesuai peruntukannya dan menggunakan bahan-bahan pembersih yang ramah lingkungan,” ujar Naning Adiwoso.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!