Kebiasaan Hidupkan AC Saat Mesin Mobil Mati, Apa Risikonya?

Kebiasaan Hidupkan AC Saat Mesin Mobil Mati, Apa Risikonya?

Banyak orang yang terburu-buru menyalakan AC mobil ketika cuaca sedang panas. Akan tetapi, hidupkan AC saat mesin mobil mati sebenarnya sangat tidak disarankan.

Ketika AC dipaksa untuk menyala padahal mesin belum dinyalakan, akan ada beberapa dampak negatif bagi kondisi mesin mobil. Salah satunya adalah kerusakan.

Bahkan, ketika sudah menyalakan mesin pun, kamu tidak boleh langsung menyalakan AC karena bisa menyebabkan kerusakan pada komponen AC mobil. Sebaiknya tunggu selama beberapa saat setelah mesin menyala untuk menghidupkan AC.

Risiko hidupkan AC saat mesin mobil mati 

Apa yang akan terjadi jika AC dipaksa untuk menyala padahal mesin mobil masih mati? Berikut ini beberapa risiko hidupkan AC saat mesin mobil mati yang perlu kamu waspadai.

1. Cadangan listrik mobil cepat tekor

Pada dasarnya, komponen AC mobil memerlukan listrik untuk bisa menyala. Listrik ini didapatkan dari baterai atau accu mobil. Akan tetapi, listrik baru bisa tersalurkan ketika sistem listrik mobil sudah hidup.

Sistem pengisian listrik tidak akan hidup selama mesin mobil belum menyala. Jadi, ketika AC tetap dipaksa untuk menyala meski mesin belum dihidupkan, maka komponen AC akan menarik listrik cadangan dari baterai cadangan.

Alhasil, hal ini akan membuat baterai atau sumber listrik cadangan pada mobil jadi tekor. Jika listrik tekor, mesin mobil tidak akan kuat untuk melakukan starter.

2. Kerusakan pada komponen AC

AC mobil terdiri atas sejumlah komponen, termasuk kompresor, kondensor, dan evaporator AC mobil. Ketiga komponen ini memerlukan daya listrik yang sangat besar untuk bisa dihidupkan.

Saat mesin mobil masih mati, maka tidak ada sumber listrik yang bekerja. AC mobil yang dipaksa untuk menyala saat mesin mati akan menarik listrik dari sumber listrik cadangan.

Tapi, jumlah listrik cadangan ini terbatas sehingga tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik pada sejumlah komponen AC. 

Apabila komponen ini tidak mendapatkan dorongan listrik yang memadai, maka risikonya akan jadi lebih cepat mengalami kerusakan. 

Sementara, jika ingin komponen AC lebih awet, maka harus mendapatkan sumber listrik yang kuat dan listrik kuat itu hanya bisa didapatkan setelah mesin mobil dinyalakan.

Kenapa AC mobil tidak bisa menyala saat mesin mati?

Pada dasarnya, komponen mesin AC mobil memerlukan listrik untuk bisa bekerja. Listrik ini disalurkan melalui baterai atau aki mobil. Sistem pengisian listrik baru berjalan setelah mesin mobil dinyalakan.

Sebelum mesin menyala, tidak ada listrik yang bisa disalurkan. Jadi ketika AC dinyalakan sekalipun, tidak akan ada suhu dingin yang keluar karena tidak ada listrik yang mendukung suhu dingin tersebut.

Mungkin AC tetap bisa bergerak ketika dinyalakan dalam kondisi mesin mobil mati. Hanya saja, komponen yang bergerak cuma bagian kipas, sehingga yang keluar hanyalah angin dari blower tanpa disertai suhu pendingin.

Kebiasaan yang harus dihindari saat mematikan mesin mobil

Memaksa untuk hidupkan AC saat mesin mobil mati memang berisiko. Selain hal itu, sebenarnya kebiasaan buruk dalam mematikan mesin juga bisa memicu sejumlah masalah lain pada mobil.

Ada beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari saat akan mematikan mesin mobil. Berikut ini kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut.

1. Tidak mematikan AC sebelum mematikan mesin mobil

Perlu diperhatikan, sebelum mematikan mesin mobil sebaiknya matikan AC mobil terlebih dahulu. Mengapa demikian?

Ketika AC menyala, kompresor akan berputar. Saat mesin tiba-tiba dimatikan saat kompresor masih berputar, makan akan terjadi hentakan keras pada kompresor AC.

Hentakan yang terjadi secara terus-menerus akan membuat kompresor lebih cepat rusak dan tidak tahan lama. Lama-kelamaan, kerusakan pada kompresor akan membuat AC mobil tidak dingin.

2. Mematikan mesin saat putaran masih tinggi

Putaran tinggi terjadi ketika kamu menginjak gas. Jangan sampai, setelah menginjak gas dan putaran masih tinggi, kamu langsung mematikan mesin secara mendadak.

Ketika putaran masih tinggi, piston juga masih bergerak naik-turun dengan kecepatan tinggi. Selama piston bergerak, oli mesin akan membantu melumasi piston agar pergerakan lebih halus.

Tapi, apabila mesin tiba-tiba dimatikan, maka oli tidak bisa tersalurkan dengan baik ke piston. Akibatnya, piston tetap akan bergerak cepat tanpa adanya pelumasan yang memadai. Hal ini akan membuat mesin mobil cepat aus.

3. Tidak mematikan audio sebelum mematikan mesin mobil

Selain mematikan AC, pastikan kamu juga sudah mematikan audio mobil sebelum mesin dimatikan. Jika audio tidak dimatikan, maka saat mesin mobil dinyalakan kembali, audio akan langsung menyala secara otomatis.

Namun, audio yang langsung menyala begitu mesin dihidupkan sebenarnya lebih berisiko. Sistem audio akan mendapatkan listrik yang tidak stabil begitu mesin baru dinyalakan.

Listrik yang tidak stabil akan merusak komponen di dalam sistem audio mobil. Kerusakan akan semakin parah jika kebiasaan ini dilakukan terus-menerus.

Ciri-ciri AC mobil rusak

Sering memaksa untuk hidupkan AC saat mesin mobil mati bisa membuat kompresor AC mengalami kerusakan. Apabila sudah terjadi kerusakan, akan ada beberapa ciri-ciri yang bisa kamu kenali, yaitu:

1. AC tidak dingin

Salah satu ciri yang paling umum adalah kondisi AC mobil rusak adalah ketika AC tidak dingin, artinya ada komponen yang tidak berfungsi dengan baik. Waspadai ciri-ciri ini dan segera lakukan servis AC mobil.

2. Suhu AC tidak stabil

Ciri-ciri lainnya adalah kondisi suhu AC mobil yang tidak stabil. Kondisi ini bisa kamu kenali dengan suhu dingin dari AC yang tidak konsisten, sebentar dingin dan sebentar panas. 

Ini juga menjadi tanda kerusakan pada kompresor AC mobil yang bisa disebabkan oleh kebiasaan hidupkan AC saat mesin mobil mati.

3. Terdengar bunyi dari AC

Kompresor yang sudah aus akan menimbulkan suara ketika digunakan. Biasanya, suara ini terdengar kencang dan rendah, seperti suara mesin yang terseret. 

Bunyi kasar dari kompresor AC bisa menjadi tanda bahwa kompresor mengalami kerusakan dan perlu segera diperbaiki.

Tips dari Lifepal! Jangan menunda waktu untuk servis AC mobil. Begitu merasakan adanya tanda kerusakan, langsung bawa mobil untuk diservis.

Sebab, apabila dibiarkan terlalu lama, maka kondisi kerusakan akan semakin parah. Kerusakan yang parah akan memakan biaya perbaikan yang juga semakin tinggi. 

Selain itu, jika ingin komponen AC tetap awet, maka pastikan untuk selalu menghindari kebiasaan buruk sebelum mematikan mesin, salah satunya membiarkan AC menyala meski mesin mobil sudah dimatikan.

Manfaatkan asuransi mobil untuk meng-cover biaya perbaikan di bengkel 

Memiliki mobil tentu sudah harus siap dengan berbagai biaya yang menyertainya. Yang biasanya paling menguras kantong adalah biaya perbaikan mobil di bengkel. 

Karena itu, agar keuangan kamu tidak terbebani karena mahalnya biaya servis mobil, gunakan asuransi mobil terbaik yang bisa meng-cover biaya kerusakan baik kecil maupun besar. 

Temukan asuransi mobil yang sesuai dengan kebutuhan kamu melalui kuis asuransi mobil terbaik dari Lifepal berikut ini. 

Setelah itu, hitung biaya premi asuransi yang mesti kamu bayarkan menggunakan kalkulator premi asuransi mobil yang sudah disesuaikan dengan aturan dari Otoritas Jasa Keuangan. 

Pertanyaan seputar hidupkan AC saat mesin mobil mati 

Artikel ini bersumber dari lifepal.co.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *