Berapa Ongkos Jasa Turun Mesin Mobil Diesel? Ini Estimasinya

Berapa Ongkos Jasa Turun Mesin Mobil Diesel? Ini Estimasinya

Ongkos jasa turun mesin mobil diesel terbilang mahal. Itu sebabnya, pemilik mobil bermesin diesel harus rutin melakukan servis sesuai jadwal. 

Mobil mesin diesel menggunakan bahan bakar solar, berbeda dari mesin bensin yang menggunakan gasoline. Hal ini akan mempengaruhi proses kompresi yaitu udara akan dikompresi terlebih dahulu hingga memanas. 

Pemakaian solar ini juga yang membuat mesin diesel lebih tangguh, sehingga sering digunakan untuk mobil yang membawa muatan berat seperti truk, bus, hingga mobil-mobil off-road.

Lalu, berapa ongkos jasa turun mesin mobil diesel? Mari simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Ongkos jasa turun mesin mobil diesel

Berapa ongkos jasa turun mesin mobil diesel? Ternyata bisa mencapai belasan juta rupiah jika semua bagian mobil harus diganti. 

Sekadar contoh, biaya turun mesin mobil Toyota Innova bisa mencapai Rp8 juta. Selain itu, bisa lebih mahal tergantung kerusakan, jenis mobil, dan kualitas bagian mesin diesel yang diganti.

Agar kamu tidak mengalami turun mesin mobil diesel parah, kamu harus rutin melakukan servis. Berikut ini kisaran biaya turun mesin mobil diesel untuk kamu ketahui!

Bagian mesin yang perlu diganti dan biayanya

Berikut daftar bagian mesin diesel yang perlu diganti ketika mobil mesin diesel turun mesin serta biaya jasa turun mesin mobil.

Bagian mesin Estimasi biaya ganti
Set ring atau ring piston Rp1.800.000
Set BRGS atau metal duduk Rp900.000-2.000.000
Bearing kit atau metal jalan Rp500.000-1.500.000
Gasket atau cyl head Rp1.200.000
Gasket f/injr Rp50.000-100.000
Bearing atau metal bulan Rp3.500.000
Seal Tergantung jenis mobil
Chain Rp3.000.000-an
Guide Rp850.000
Sprocket Rp850.000

Ciri-ciri turun mesin pada mobil diesel

Untuk mengurangi biaya turun mesin pada mobil diesel, sebaiknya kamu mengetahui ciri-ciri turun mesin pada mobil diesel. 

Apa saja yang menjadi pertanda mesin mobil diesel mengalami kerusakan? Berikut penjelasannya!

1. Asap knalpot berwarna putih

Ciri pertama yang paling mudah dikenali terkait turun mesin mobil diesel adalah asal knalpot berwarna putih pekat. Jika hal ini terjadi, berarti ada kemungkinan terjadi masuknya oli ke ruang bakar dan busi ikut terbakar.

Kondisi ini akan berdampak pada berkurangnya oli secara signifikan. Kalau hal ini dibiarkan, maka akan berimbas ke bagian mesin diesel lainnya seperti piston, seal valve, silinder head, dan piston. 

Oleh sebab itu, kalau sudah ada tanda-tanda ini, sebaiknya segera bawa mobilmu ke jasa turun mesin mobil untuk mendapat perbaikan.

2. Overheating

Overheating bisa dilihat ketika mobil melaju pelan, tetapi suhu mesin naik. Jika hal ini terjadi, jangan paksakan mobil melaju dan langsung matikan mesin mobil. 

Sebab, overheating bisa membuat silinder head melengkung dan menjadi penyebab oli bercampur air. Dampaknya, mesin akan mati atau mogok.

3. Oli bercampur air

Ciri mobil diesel turun mesin lainnya adalah warna oli yang berubah kecoklatan. Hal ini disebabkan bercampurnya oli dengan air. 

Jika dibiarkan, akan memperparah silinder head yang mengalami korosi. Sistem sirkulasi mesin mobil pun akan terdampak.

4. Air radiator berkurang

Air radiator mobil berfungsi untuk mendinginkan mesin. Tapi, jika air radiator berkurang drastis bahkan menyembur, ini menandakan mobil kamu turun mesin. 

Lagi-lagi kerusakan ini terjadi di silinder head, silinder gasket, atau kebocoran pada radiatornya. Untuk mengatasinya, coba bawa mobilmu ke jasa turun mesin mobil.

5. Air radiator berminyak

Masalah pada air radiator bisa menjadi pertanda mesin mobil diesel overhaul atau turun mesin. Misalnya saat ada minyak di air radiator.

Hal ini terlihat ketika air radiator berminyak akibat silinder head berkarat, sehingga melubangi bagian silinder head yang menyebabkan oli masuk ke saluran air atau air masuk ke ruang kompresi. 

Jika sudah begini, segera ganti silinder head baru untuk menghindari turun mesin. Untuk melakukannya, kamu perlu membawa mobil ke bengkel.

6. Suara mesin kasar

Mobil diesel memang identik dengan suara kasar. Namun, jika mobil diesel kamu suaranya jauh lebih kasar dan lebih keras, misalnya sampai terdengar mesin mobil bunyi kletek kletek, maka harus diwaspadai. 

Segera lakukan pemeriksaan di bengkel, dan bila ditemukan masalah pada pulley depan mesin atau karena timing chain, maka masih bisa diperbaiki tanpa turun mesin.

Penyebab mobil diesel mengalami turun mesin

Setelah mengetahui ciri-ciri mesin mobil diesel turun mesin, kamu sebaiknya mengetahui penyebab turun mesin mobil diesel. 

Semoga dengan pengetahuan ini, kamu bisa lebih apik dalam mengendarai mobil diesel. Berikut beberapa penyebab mobil diesel turun mesin.

1. Mobil overheating

Kondisi overheating sering menyebabkan mobil mogok. Hal ini bisa terjadi karena banyak sebab, seperti oli bercampur air atau head silinder melengkung. Salah satu contohnya ketika mobil dikendarai dalam laju pelan, tapi suhu mesin selalu naik.

2. Mesin mobil kemasukan air

Kondisi mesin mobil kemasukan air bisa terjadi ketika banjir. Mengendarai mobil saat banjir sangat tidak dianjurkan karena membuat mesin mobil terendam air. Air yang masuk ke mesin akan berada di ruang bakar dan sangat berbahaya untuk mesin.

3. Pelumas habis

Sistem pelumasan yang buruk juga menjadi penyebab turun mesin mobil diesel. Pelumasan sangat diperlukan untuk menjaga gesekan di dalam mesin mobil agar tidak terjadi pemanasan terlalu tinggi. 

Jika kurang baik, maka komponen dalam mesin bisa rusak, yang akhirnya menyebabkan turun mesin. Oleh sebab itu, pelumas sebaiknya selalu diperbarui.

4. Timing belt putus

Timing belt putus turut menjadi penyebab turun mesin mobil. Timing belt pada mobil berfungsi sebagai penyalur tenaga dari poros engkol. 

Jika timing belt putus, maka yang akan terjadi adalah piston dan katup-katupnya bertubrukan. Tentu saja hal ini akan membuat kerusakan pada katup dan pistonnya.

Pentingnya punya asuransi kendaraan

Besarnya ongkos jasa turun mesin mobil diesel bisa semakin besar jika kamu tidak memiliki asuransi kendaraan. 

Bayangkan setelah mengalami turun mesin, mobil diserempet kendaraan lain yang membuat bodi mobil rusak. Tentu saja kondisi keuangan kamu bisa berat. Simak lebih jauh tentang asuransi mobil di video berikut ini.

Adapun asuransi mobil yang bisa kamu pilih adalah asuransi all risk (comprehensive) yang menjamin seluruh risiko kerusakan atau total loss only (TLO) untuk minimal 75 persen kerusakan atau kehilangan. 

Lalu, dari antara kedua jenis asuransi mobil tersebut, mana yang harus dipilih? Pilihlah sesuai dengan kebutuhan mobil serta keuanganmu.

Kalau masih bingung dalam menentukan jenis asuransi mobil untuk dipilih, kamu bisa coba menggunakan kuis asuransi mobil terbaik berikut ini.

FAQ seputar ongkos jasa turun mesin mobil diesel

Artikel ini bersumber dari lifepal.co.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *