Google gulirkan dukungan Passkey di Chrome dan Android

Google gulirkan dukungan Passkey di Chrome dan Android

Google mulai mengganti password dengan passkey sebagai sistem keamanan baru di Chrome dan sistem operasi Android.

Google mulai meluncurkan dukungan passkey tahap awal ke sistem operasi Android dan browser Chrome. Raksasa teknologi asal Amerika Serikat ini tampaknya berencana untuk menggantikan sistem keamanan dari fitur password ke passkey

Lewat sebuah unggahan blog yang diterbitkan Rabu, Google mengatakan, admin web kini sudah bisa mengintegrasikan teknologi ke situs web melalui WebAuthn API. Sehingga pengembang dapat mengunduh Layanan Google Play beta untuk mulai menguji otentikasi baru dalam aplikasi mereka. 

Passkey adalah pengganti yang jauh lebih aman dibanding password dan faktor otentikasi lainnya,” tulis Google, dilansir dari Engadget (13/10). 

Menurut pemaparan Google, passkey juga tidak bakal bisa digunakan kembali dan tidak muncul saat server diretas. Sehingga standar keamanan login baru ini dapat melindungi pengguna dari sejumlah kejahatan siber (cyber crime) seperti serangan phishing hingga peretasan data.

Passkey sendiri merupakan cara baru verifikasi data saat login ke laman web, aplikasi maupun perangkat. Sandi dari passkey ini berupa data digital milik pengguna yang dimanfaatkan smartphone serta PC untuk memasuki sebuah server tertentu. 
 
Lebih lanjut, pengguna bisa melakukan konfirmasi data dan melakukan otentikasi identitas dengan sejumlah fitur yang terdapat pada perangkat Android. Ini mencakup pemindaian sidik jari, deteksi wajah, kode PIN serta pola.

Sementara untuk mengelola passkey, pengguna bisa mengaksesnya melalui Google Password Manager. Pada layanan Google tersebut, data digital passkey akan dicadangkan secara otomatis ke cloud untuk mencegah penguncian ketika pengguna kehilangan perangkat. 

Menariknya, passkey disebut menjadi bagian dari inisiatif di seluruh industri teknologi untuk mempermudah login di berbagai platform dan browser yang berbeda. Hal ini dilakukan mengingat semakin banyaknya aplikasi dan situs web yang memerlukan kata sandi. 

Dengan kata lain, passkey bakal mempermudah pengguna Android dan Chrome untuk memasuki sejumlah platform dan perangkat tersebut. Sebagai contoh, pengguna bisa memakai passkey yang tersimpan di ponsel Android untuk login ke situs yang dikunjungi melalui browser Safari. 

Di samping itu, pengguna Android juga bisa memilih antara passkey dan password untuk login ke platform tertentu. Google berharap, dukungan stabil passkey bakal meluncur pada akhir tahun bersamaan dengan API untuk aplikasi Android asli. 
 


Artikel ini bersumber dari www.tek.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *