5 Tips Mengencangkan Payudara Tanpa Operasi, Apa Saja?

5 Tips Mengencangkan Payudara Tanpa Operasi, Apa Saja?

tribunwarta.com – Banyak hal yang dapat membuat payudara kita kendur, baik itu karena penurunan berat badan hingga proses penuaan.

Itulah alasan mengapa kita melakukan berbagai cara untuk kembali mengencangkannya, salah satunya dengan operasi.

Kendati demikian, operasi pengencangan payudara bukanlah sesuatu yang murah dan bisa juga berpotensi pada berbagai risiko kesehatan maupun komplikasi.

Cara mengencangkan payudara tanpa operasi

Pelatih pribadi dan manajer gym di Ultimate Performance Los Angeles, AS, Emily Schofield merekomendasikan sejumlah saran untuk mengencangkan payudara secara alami.

“Selain bisa mengubah ukuran payudara, tentu saja metode yang lebih alami juga lebih sehat dan tidak menghabiskan banyak uang,” terangnya.

Dilansir dari laman Eat This Not That, simak lebih lanjut tips mengencangkan payudara tanpa operasi.

1. Memperkuat bagian tubuh lain selain dada

Mungkin kita berasumsi bahwa meningkatkan payudara berarti harus mendedikasikan hari tertentu untuk latihan dada yang intens.

Namun, Schofield mengatakan bahwa itu tidak benar. Ini mungkin justru kebalikan dari apa yang seharusnya kita lakukan.

“Mendedikasikan seluruh sesi latihan hanya untuk dada saja tidaklah praktis, tidak efisien, dan bisa membuat kita berisiko cedera,” jelas Schofield.

“[Sejujurnya,] dada kita membutuhkan lebih sedikit latihan untuk memperkuat dan mengembangkannya daripada bagian tubuh utama lainnya seperti punggung dan kaki.”

“Jadi, lebih baik memasukkannya ke dalam latihan kita saat ini,” tambah dia.

2. Gunakan beban ringan hingga sedang saat melakukan latihan

Dengan cara yang sama seperti kita tidak perlu berlebihan dalam melakukan latihan dada, kita juga tidak perlu melakukan terlalu banyak repetisi atau terlalu banyak beban selama latihan.

“Penelitian menunjukkan bahwa bagi sebagian besar orang, kisaran 8-15 repetisi sangat ideal untuk menyeimbangkan volume latihan, akuisisi keterampilan, dan efisiensi waktu,” kata Schofield.

Untuk bisa mengencangkan payudara, Schofield juga menyarankan agar kita menggunakan beban yang ringan hingga sedang sehingga dapat menyelesaikan semua repetisi dengan bentuk dan tempo yang solid.

3. Berikan waktu bagi tubuh untuk memulihkan diri

Tidak diragukan lagi bahwa seberapa sering kita berolahraga akan memengaruhi hasil keseluruhan.

Pada saat yang sama, kita perlu memberi tubuh waktu yang cukup untuk beristirahat, memperbaiki, dan memberi energi kembali di antara latihan.

Durasi yang tepat dari waktu istirahat ini akan tergantung pada jenis latihan yang kita lakukan.

“Karena volume latihan yang diperlukan agar mengencangkan payudara relatif rendah, maka waktu pemulihan juga harus relatif cepat,” ungkap Schofield.

4. Menyadari kemampuan kita

Meskipun Schofield menawarkan cara-cara potensial untuk mengencangkan payudara, dia juga mencatat bahwa dalam hal ini, kita harus sangat menyadari kemampuan dan batasan kita

“Kita harus berusaha untuk bekerja dalam rentang gerak kita dengan latihan apa pun,” kata Schofield.

Sebagai contoh, banyak wanita memiliki tulang rusuk yang dangkal sehingga membatasi seberapa besar kekuatan yang dapat mereka hasilkan pada bagian paling bawah dari sebuah press.

“Memastikan kita tetap berada dalam rentang gerak memungkinkan kita untuk mendorong lebih banyak beban dan meminimalkan risiko cedera,” tuturnya.

5. Lakukan latihan secara perlahan-lahan

Terakhir, Schofield menjelaskan, tempo yang lebih lambat dan terkendali akan membantu kita mempertahankan ketegangan di dada, bahu, dan trisep selama latihan.

“Itu juga memastikan kita mengenai otot target dan menjaga kita supaya bebas cedera,” terangnya.

Schofield pun menyarankan latihan tubuh bagian atas yang potensial untuk dicoba:

• Barbell press dengan kemiringan 45 derajat (empat set delapan hingga 10 repetisi, tempo 2111, dan istirahat 90 detik).

• Neutral grip lat pulldown (empat set delapan hingga 10 repetisi, tempo 2121, dan istirahat 90 detik.

• Dumbbell shoulder presses (tiga set 10 hingga 12 repetisi, tempo 2111, dan istirahat 60 detik).

• Chest-supported dumbbell rows (tiga set 10 hingga 12 repetisi, tempo 2121, dan istirahat 60 detik).

• Dumbbell lateral raises (tiga set 12 hingga 15 repetisi, tempo 2121, dan istirahat 45 detik).

• Cable triceps extensions (tiga set 12 hingga 15 repetisi, tempo 3111, dan istirahat 45 detik).

• Incline dumbbell biceps curls (tiga set 12 hingga 15 repetisi, tempo 3111, dan istirahat 45 detik).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!