Sri Mulyani Respons Rencana Tebar Rice Cooker & Subsidi Kendaraan Listrik

Sri Mulyani Respons Rencana Tebar Rice Cooker & Subsidi Kendaraan Listrik

tribunwarta.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merespons soal bagi-bagi rice cooker dan subsidi kendaraan listrik. Saat ini anggaran untuk kedua program tersebut masih dikaji.

Sri Mulyani mengatakan akan segera mendiskusikan dengan Kementerian ESDM terkait anggaran soal pembagian rice cooker. Termasuk lebih lengkapnya seperti apa pelaksanaan bantuan tersebut.

“Nanti kita diskusikan sama Kementerian ESDM di DIPA-nya, ada apa enggak, bagaimana bentuknya,” kata Sri Mulyani kepada wartawan usai acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (2/12/2022).

Terkait anggaran soal insentif kendaraan listrik, Sri Mulyani menyebut saat ini masih sedang dibahas.

“(Kalau anggaran insentif kendaraan listrik) ya sedang dibahas,” tuturnya.

Sebelumnya Kementerian ESDM mengungkapkan rencana bagi-bagi 680.000 rice cooker gratis atau Program Bantuan Penanak Nasi Listrik (PBPNL). Tujuan dari bantuan itu dalam rangka pemanfaatan energi bersih dengan meningkatkan konsumsi listrik per kapita dan penghematan biaya memasak bagi masyarakat.

Penerima bantuan rice cooker adalah masyarakat yang tidak mampu. Penerimanya direncanakan akan mengacu data dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Pembagian rice cooker akan disalurkan ke seluruh Indonesia melalui anggaran belanja Kementerian ESDM di 2023. Program ini diklaim tidak memerlukan tambahan daya maupun biaya yang paket programnya sebesar Rp 500.000 per keluarga penerima manfaat (KPM).

Selain itu, juga ada rencana memberikan subsidi Rp 6,5 juta untuk pembelian kendaraan listrik. Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

“Segera kita luncurkan dengan subsidi. Misalnya motor ini kita lagi finalisasi berapa juta kita mau kasih subsidi, mungkin sekitar Rp 6 jutaan di Thailand mungkin subsidi Rp 7 juta, di kita mungkin sekitar Rp 6,5 juta,” kata Luhut dalam acara ‘Welcoming Stronger Investment Post-Pandemic’.

Selain sepeda motor, insentif kendaraan listrik juga akan diberlakukan untuk mobil. “Mobil juga kita kasih subsidi karena dia tidak akan membeli bensin lagi,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!