Mengintip Pembangunan Jalur MRT Fase 2A dari Stasiun Monas

Mengintip Pembangunan Jalur MRT Fase 2A dari Stasiun Monas

Jakarta: Progres pembangunan jalur Moda Raya Terpadu (MRT) Fase 2A paket kontrak 201 (CP201) telah mencapai 43,01 persen. Jalur tersebut terbentang dari Stasiun MRT Thamrin hingga Stasiun Monumen Nasional (Monas).
 
Medcom.id mendapat kesempatan secara langsung untuk melihat progres pembangunan dari Stasiun MRT Monas. Untuk memasuki area tersebut wajib menggunakan alat pelindung diri (APD) mulai dari helm hingga sepatu khusus.
 
Memasuki area konstruksi, tim Medcom.id melihat pembangunan receiving sub station (RSS) atau gardu induk. Dari atas terlihat puluhan pekerja dengan APD lengkap tengah melakukan pekerjaan konstruksi. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selanjutnya, tim Medcom.id turun ke area konstruksi di area pembangunan Stasiun Monas dengan menuruni delapan anak tangga. Stasiun tersebut memiliki dua lantai dengan kedalaman 18 meter dan panjang 200 meter. Lantai pertama rencanannya akan digunakan sebagai area pertokoan dan pintu keluar masuk penumpang MRT.
 
Sedangkan untuk lantai dua digunakan sebagai area lintas kereta. Saat ini terpantau baru ada satu terowongan sisi selatan yang telah terbangun dengan panjang 324 meter. Terowong tersebut telah menghubungkan antara Stasiun Thamrin dengan Stasiun Monas.
 
Sedangkan untuk terowongan sisi utara atau dari Stasiun Monas menuju Stasiun Thamrin masih dalam proses pengeboran. Masing-masing terowongan memiliki diameter sekitar 6 meter.
 

Peta Stasiun Monas. Medcom.id/Kautsar Widya
 

Lebih lanjut, saat ini untuk Stasiun Monas tengah fokus dalam beberapa pembangunan. Seperti pembangunan lantasi dasar dan pengecoran kolom stasiun, pengecoran dinding dan akses gardu induk, dan pemasangan tunnel segmen dari Thamrin menuju Monas.
 

Sebelumnya, pembangunan Lintasan kereta cepat MRT Jakrata sudah memasuki fase dua. Mesin bor terowongan (tunnel boring machine) fase 2 telah menembus dinding sisi utara Stasiun Thamrin.

 

 
TBM 2 membangun terowongan southbound sepanjang 385,5 meter dari Stasiun Monas ke Stasiun Thamrin. Pekerjaan tersebut membutuhkan waktu sekitar tiga bulan sejak 11 April hingga 29 Juli 2022.
 
Breakthrough ini merupakan salah satu milestone dari pekerjaan konstruksi fase 2A MRT Jakarta, khususnya CP 201 yang mencakup pembangunan Stasiun Thamrin dan Monas,” ujar Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta (Perseroda) Silvia Halim, Jakarta, 2 Agustus 2022.
 
Menurut dia, pekerjaan CP 201 telah mencapai 41,84 persen dengan sejumlah pekerjaan seperti penggalian dan pengecoran base slab Stasiun Monas, pengecoran kolom dan struktur dinding gardu induk (RSS) Monas, dan perbaikan kualitas tanah (jet grout) di Stasiun Thamrin, pemasangan traffic decking di sisi selatan Stasiun Thamrin.
 
Pihaknya optimistis target penyelesaian CP 201 selesai pada Maret 2025. “Kami masih optimistis bahwa target penyelesaian CP 201 pada Maret 2025 akan tercapai,” ujar dia.

 

(END)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *