10 Pemain Bintang yang Cuma Jadi Penonton di Piala Dunia 2022 (Bagian – 1)

10 Pemain Bintang yang Cuma Jadi Penonton di Piala Dunia 2022 (Bagian – 1)

Jakarta: Piala Dunia tak selamanya menghadirkan suka cita. Turnamen sepak bola terbesar sejagad ini juga terkadang memberikan duka bagi para pelakunya, terutama bagi para pemain yang negaranya tidak lolos ke Piala Dunia.
 
Jelang Piala Dunia 2022 yang akan digelar di Qatar pada 20 November hingga 18 Desember nanti, beberapa pemain tak bisa larut dalam euforianya lantaran negaranya tidak masuk sebagai kontestan. Bahkan, beberapa di antara mereka adalah pemain bintang yang penampilannya cukup menuai decak kagum di musim ini.
 
Lantas, siapa sajakah pemain bintang yang harus rela cuma jadi penonton di Piala Dunia 2022 nanti?

Berikut 10 Pemain Bintang yang absen di Piala Dunia 2022 (bagian – 1):

10. Gianluigi Donnarumma (Italia)
Gianluigi Donnarumma adalah pahlawan Italia saat menjuarai Piala Eropa atau Euro 2020 lalu. Aksinya menggagalkan eksekusi Bukayo Saka membawa Italia mengalahkan Inggris pada babak final lewat drama adu penalti.





Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sayangnya, hasrat Donnarumma untuk kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam mengawal mistar gawang Italia pada Piala Dunia 2022 tidak akan terwujud. Italia gagal lolos ke Qatar lantaran kalah dari Makedonia Utara di babak playoff.
 
Kegagalan ini sekaligus menambah catatan buruk buat Timnas Italia yang sebelumnya juga harus absen pada Piala Dunia 2018 di Rusia. Bagi Donnarumma, ia harus menunggu setidaknya empat tahun lagi untuk bisa memainkan debut di Piala Dunia. Untungnya, usia kiper PSG itu masih 23 tahun, sehingga ia masih punya peluang untuk mewujudkan mimpi tampil di turnamen sepak bola empat tahunan tersebut.
 
9. Martin Odegaard (Norwegia)
Martin Odegaard sudah memperkuat Timnas senior Norwegia sejak 2014 saat usianya belum genap 16 tahun. Akan tetapi, hingga kini ia belum pernah mencicipi turnamen besar bersama negaranya.
 
Pada Piala Dunia 2022 Qatar nanti, Odegaard harus rela kembali jadi pentonton lantaran Norwegia hanya menempati peringkat tiga pada babak kualifikasi Piala Dunia zona Eropa. Mereka kalah bersaing dengan Belanda (juara grup) dan Turki yang mendapatkan tiket play-off meski akhirnya juga gagal lolos ke Qatar.
 
Kegagalan Norwegia lolos ke Piala Dunia 2022 cukup disayangkan mengingat saat ini skuat yang dimiliki Norwegia cukup baik. Selain Odegaard, ada Erling Haaland yang musim ini tampil sangat apik bersama Manchester City di Liga Primer Inggris.
 
Penampilan Odegaard bersama Arsenal di musim ini juga cukup baik dimana ia sukses mencetak tiga gol dari 10 laga di Liga Primer Inggris. Odegaard merupakan salah satu sosok penting di balik keberhasilan The Gunners memimpin klasemen Liga Primer Inggris hingga pekan ke-11.
 
8. Alexander Isak (Swedia)
Swedia nyaris saja mengamankan tiket lolos ke Piala Dunia 2022 lewat jalur playoff. Namun sayangnya, Alexander Isak dkk akhirnya harus melupakan impian berlaga di Qatar usai dikalahkan Polandia pada laga final playoff.
 
Kegagalan Swedia lolos ke Piala Dunia 2022 mungkin sebagian disebabkan oleh penurunan performa Isak. Sebagai bomber andalan, striker 23 tahun ini malah mengalami paceklik di mana ia tak mampu mencetak satu pun gol sepanjang tahun 2022. Hal ini jugalah yang kemudian membuat Federasi Sepak Bola Swedia memanggil kembali striker veteran Zlatan Ibrahimovic.  Sayang, Ibra yang sudah beusia 40 tahun tak bisa terlalu banyak diandalkan karena rentan cedera.
 
Alexander Isak saat ini bermain di Liga Primer Inggris bersama Newcastle United dimana ia bergabung pada deadline transfer musim panas ini. Sejauh ini, eks pemain Real Betis ini sudah mulai menemukan kembali sentuhannya dengan koleksi dua gol dari tiga laga yang sudah dijalaninya untuk The Magpies.
 
7. Riyad Mahrez (Aljazair)
Riyad Mahrez adalah salah satu pemain dengan performa terbaik di Liga Primer Inggris pada musim 2021 — 2022. Pemain internasional Aljazair memiliki teknik yang sangat bagus dan merupakan pemain sayap yang sulit dihentikan apabila sudah mengeksploitasi sisi kanan pertahanan lawan.
 
Sayangnya, kita tidak akan bisa melihat tusukan-tusukan maut yang biasa dipertontonkan Mahrez bersama Manchester City di Piala Dunia 2022 Qatar nanti. Mahrez dipastikan hanya jadi pentonton lantaran Aljazair gagal lolos.
 
Kegagalan Aljazair lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar juga cukup tragis. Mereka disingkirkan Kamerun di babak playoff dengan hanya kalah agregat gol tandang. Aljazair yang unggul 1-0 pada leg pertama di kandang Kamerun, harus merelakan tiket Piala Dunia setelah kalah 1-2 pada leg kedua di hadapan publiknya sendiri.
 
Lebih menyakitkan lagi, gol yang merampas tiket Piala Dunia dari genggaman Mahrez dan kawan-kawan terjadi pada masa tambahan waktu di babak ekstra time, tepatnya pada menit ke-120+4′.
 
6. Luis Diaz (Kolombia)
Sejak bergabung dengan Liverpool pada bursa transfer musim dingin Januari 2022 lalu, Luis Diaz terus menunjukkan performa apik. Musim ini, Diaz kerap menyelamatkan Liverpool lewat gol-golnya. Dari 8 laga yang dimainkannya di Liga Primer Inggris, Diaz sudah mengoleksi 3 gol.
 
Sayang, penampilan apik Diaz bersama Liverpool tak menular ke Timnas Kolombia. Diaz tak mampu mengantar skuat Tricolore melaju ke Piala Dunia 2022 usai bersaing dengan Brasil, Argentina, Uruguay dan Ekuador yang mengamankan tiket lolos otomatis dari zona CONMEBOL. Diaz hanya mencetak tiga gol untuk Kolombia di babak kualifikasi.
 
Kolombia yang hanya mencatatkan 5 kemenangan, 8 imbang dan 5 kalah sepanjang babak kualifikasi, juga gagal bersaing dengan Peru yang mengamankan satu tiket ke babak playoff. Kolombia hanya terpaut satu poin dari Peru yang pada akhirnya juga gagal lolos ke Qatar usai kalah adu penalti dari Australia di babak playoff.
 

(ASM)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *