News  

Doni Salmanan serahkan kasusnya ke proses pengadilan

Doni Salmanan serahkan kasusnya ke proses pengadilan

Bandung (ANTARA) – Tersangka penipuan investasi opsi biner Doni Salmanan mengaku menyerahkan perkaranya ke proses pengadilan setelah berkasnya dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat.

“Jadi nanti untuk diadilinya tunggu di persidangan ya, mungkin sekian yang bisa saya sampaikan. Saya serahkan semuanya ke proses pengadilan,” kata Doni di Kantor Kejati Jawa Barat, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa.

Adapun berkas perkara beserta barang bukti Doni Salmanan dilimpahkan ke Kejati Jawa Barat pada Selasa pagi. Usai menghadiri proses pelimpahan perkaranya, Doni mengaku tak ingin banyak berkomentar.

Baca juga: Sejumlah mobil mewah Doni Salmanan turut dibawa ke Kejari Bandung

Meski begitu, ia mengaku sedang dalam kondisi sehat setelah dirinya menjalani tahanan di Ruang Tahanan Bareskrim Polri selama proses penyidikan.

ia mengaku siap untuk menjalani proses persidangan yang nantinya akan digelar dalam waktu dekat. Doni kini dipindahkan ke Rumah Tahanan Kebonwaru Bandung untuk ditahan selama proses sidang.

“Ya sudah menyiapkan secara matang (persidangan),” kata Doni.

Baca juga: Kejati Jabar siapkan 17 JPU untuk sidang Doni Salmanan

Baca juga: Doni Salmanan dititipkan di Rutan Kebonwaru Bandung untuk ditahan

Doni Salmanan direncanakan bakal menjalani persidangan di Pengadilan Bale Bandung, Kabupaten Bandung. Jaksa penuntut umum yang bakal menangani perkara Doni merupakan gabungan dari Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung.

Sementara itu, Wakil Kepala Kejati Jawa Barat Didi Suhardi mengatakan masa tahanan Doni Salmanan di Rutan Kebonwaru selama 20 hari. Selama Doni ditahan di Bandung, jaksa mulai memproses pelimpahan perkara ke pengadilan.

“Masa penahanan jaksa adalah 20 hari, diupayakan sebelum 20 hari akan dilimpahkan karena dakwaan sudah siap, jadwal sidangnya menunggu hakim,” kata Didi.

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Artikel ini bersumber dari www.antaranews.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *